Sampah Padati Saluran Irigasi dan Petak Sawah di Ruteng - FloresPos Net

Sampah Padati Saluran Irigasi dan Petak Sawah di Ruteng

- Jurnalis

Jumat, 16 Februari 2024 - 17:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Sampah dari Kota Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), memadati saluran irigasi dan petak sawah di wilayah itu. Pencemaran sawah tidak bisa terhindari.

Aneka sampah yang terhanyut saluran irigasi bisa dengan mudah terlihat di pinggir jalan Trans Flores Ruteng-Labuan Bajo. Serahkan sampah terlihat di sisi kiri dan kanan jalan raya, persisnya di sebelah timur Jembatan Wae Mese.

Berdasarkan pantauan Florespos.net, Jumat (16/2/2024), sampah itu bisa berserakan karena diangkat petani dari dalam saluran irigasi dan petak sawah sebelum dibajak.

Petani harus membereskan sampah dahulu dari saluran irigasi agar tidak mampet. Sampah juga harus diangkat dari petak sawah agar bisa dibajak dan ditanami padi.

Baca Juga :  Pemda Manggarai Tangani Bencana Banjir di Kecamatan Satar Mese Utara

Volume sampah cukup besar seperti terlihat pada tumpukkan dan serakkan aneka sampah di atas saluran irigasi dan  bahkan petak sawah.

Sampah tersebut sudah pasti mencemarkan tanah dan sawah. Juga mencemarkan panorama persawahan yang indah dan hijau.

Seorang petani, Dedi Nakar mengatakan, sampah yang masuk ke sawah merupakan hasil buangan warga kota. Sampah dibuang ke saluran irigasi sejak dahulu hingga sekarang ini.

“Kami di sini terima terus sampah. Sampah masuk sawah dan mencemarkan tanah,” katanya.

Dia mengatakan, sampah yang ada biasanya diangkat dahulu baik dari saluran irigasi maupun petak sawah agar bersih. Petani harus siapkan waktu khusus untuk mengangkat sampah yang ada.

Masalah sampah di saluran irigasi dan petak sawah teratasi bila warga kota tidak lagi membuang sampah ke dalam saluran irigasi. Tertib membuang sampah.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Masih Beredar di Ende, Bea Cukai Akui Baru Turun ke Kios

Tetapi, kapan tertib membuang sampah terjadi? Hal itu yang tidak diketahui di tengah rendahnya kesadaraan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Seorang petani lain, Domi Maan mengatakan, mungkin diperlukan langkah luar biasa dalam mengatasi masalah sampah masuk sawah dan saluran irigasi, yakni menempatkan banyak sekali tong sampah di sepanjang saluran irigasi.

“Dengan itu, siapapun di wilayah hulu buang sampah di tong, bukan di saluran irigasi,” katanya.

Kata dia, sampah dalam tong harus diangkut setiap hari sehingga tidak menimbulkan soal baru di sepanjang saluran irigasi yang ada. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

570 PPPK Paruh Waktu di Ngada Terima SK Perpanjangan
PSN Ngada Resmi Berangkat Menuju Liga 3 Nusantara
Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar
Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Berita ini 320 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:05 WITA

570 PPPK Paruh Waktu di Ngada Terima SK Perpanjangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:44 WITA

PSN Ngada Resmi Berangkat Menuju Liga 3 Nusantara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:57 WITA

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WITA

Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Berita Terbaru

Nusa Bunga

570 PPPK Paruh Waktu di Ngada Terima SK Perpanjangan

Senin, 19 Okt 2026 - 18:05 WITA

Nusa Bunga

PSN Ngada Resmi Berangkat Menuju Liga 3 Nusantara

Senin, 19 Okt 2026 - 16:44 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mitos Energi Bersih dan Ancaman Ekologis

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:03 WITA