Di Desa Mata Wae, Manggarai Hitung Suara Pemilu Sempat Diterangi Senter - FloresPos Net

Di Desa Mata Wae, Manggarai  Hitung Suara Pemilu Sempat Diterangi Senter

- Jurnalis

Kamis, 15 Februari 2024 - 07:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Suasana kurang bagus sempat mewarnai penghitungan suara Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024) di Desa Mata Wae, Kecamatan Satar Mese Utara, Manggarai, Flores NTT.

Suasana itu, listrik mati sehingga penghitungan suara sempat diterangi senter.

Dihubungi wartawan, Rabu malam, Kades Mata Wae, Marten Don mengatakan, secara umum pelaksanaan Pemilu 2024 di desanya jalan lancar, aman, dan tertib.

“Tetapi, suasana sempat hiruk pikuk karena listrik sempat mati pada malam hari,” katanya.

Listrik mati ketika semua TPS sedang dalam tempoh tinggi untuk menghitung suara coblosan. Suasana sempat hiruk-pikuk saat listrik padam mendadak.

Kondisi itu mengharuskan panitia mengambil sikap cepat dan tepat untuk melanjutkan penghitungan suara yang sudah dimulai ketika itu.

Baca Juga :  Lautan Manusia Hadiri Kampanye Capres Ganjar Pranowo di Kota Ruteng

Dikatakan, penghitungan dilanjutkan walaupun dengan penerangan senter dari handphone untuk merekap hasil coblos untuk Pilpres pada papan tulis.

Suasana listrik mati berlangsung sejam lebih sebelum kembali nyala. Penghitungan pun kembali jalan seperti mulai dari suara Pilpres, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten.

Sempat terhentinya penghitungan suara menyebabkan panitia sangat gusar dan kecewa dengan keadaan tersebut. Karena kerja panitia makin lama.

Ditanya tentang hasil penghitungan suara Pilpres, Kades Marten yang mantan wartawan itu menjelaskan, ada dua TPS yang menyelesaikan hitungannya dengan kemenangan mutlak pasangan Prabowo-Gibran.

Baca Juga :  Konser Pesta Rakyat Obor Mas Hipnotis Warga Lembata

Di TPS 01, pasangan Prabowo-Gibran, 110 suara, Ganjar-Mafud, 51 suara dan Anis-Muhaimin, 3 suara.

Di TPS 02, pasangan Prabowo-Gibran, 105 suara, Ganjar-Mahfud, 96 suara, dan Anis-Muhaimin, nol suara.

Sebelumnya, seorang warga Sebastian Deni mengatakan, listrik mati sempat mengkhawatirkan karena pasti banyak soal dengan penghitungan suara. PLN sepertinya tidak menjamin listrik menyala dalam momen penting ini.

“Ini kan rawan ketika listrik mati pada saat mulai hitungan suara. Dalam suasana seperti itu, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru