Wili Watu : Orang Ngada Harus Terus Lestarikan Budaya Leluhur - FloresPos Net

Wili Watu : Orang Ngada Harus Terus Lestarikan Budaya Leluhur

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 10:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net -Pengacara kondang asal Kabupaten Ngada yang selama ini berdomisili di Jakarta, Wilfridus Watu memberikan apresiasi kepada masyarakat adat Bomadha, Desa Wawowae yang menggelar kegiatan permainan adat Wela Maka dan Podho Leke menyongsong upacara adat Reba.

Wilfridus Watu mengatakan kehadirannya menyaksikan acara itu bukan aji mumpung karena bertepatan dengan kegiatan politik.

Namun lebih dari itu, dirinya memberikan apresiasi yang tinggi bagi masyarakat Kabupaten Ngada yang komitmen sulit mempertahankan budaya leluhur.

Wela Maka dan Podho Leke merupakan warisan leluhur yang apabila tidak dilanjutkan generasi saat ini. Maka besar kemungkinan akan hilang.

Dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan komunitas adat kampung Bomadha yang telah memulai kegiatan positif ini.

Baca Juga :  Fery Taso Masuk Jajaran Pengurus DPD PDIP NTT, Siapa Ketua DPC Ende?

Kegiatan menyongsong upacara adat Reba sungguh sangat bernilai sehingga harus terus dilakukan secara berkala sebagai wujud dan bukti bahwa generasi saat ini tetap menghormati dan mewarisi apa yang telah dilakukan oleh leluhur sebelumnya.

“Ini adalah momen yang luar biasa dan panitia bisa mengekspos ini ke dunia luar sehingga dapat dikenal dan diketahui khalayak,” ungkapnya.

Harapannya, agar budaya leluhur ini terus diwarisi agar Kabupaten Ngada terus dikenal di dunia luar sebagai daerah yang memiliki budaya yang banyak.

Sebagai politisi yang saat ini berjuang menuju kursi DPR RI dirinya berharap agar masyarakat Kabupaten Ngada maupun Nagekeo untuk terus bersatu padu termasuk kawula Muda untuk tidak meninggalkan budaya leluhur.

Baca Juga :  278 CPNSD Ngada Terima SK 100 Persen

Keterlibatannya di dunia politik saat ini juga untuk dapat mengimplementasikan harapan masyarakat terutama terhadap persoalan-persoalan yang mungkin saat ini masih membutuhkan perhatian dari orang yang pas dan mengerti persoalan.

Masyarakat dan para para politisi di tingkat daerah yang berbaur dalam acara adat juga membuktikan bahwa perbedaan politik bukan menjadi hal tabu namun merupakan sebuah kekuatan bersama menjaga dan melestarikan budaya leluhur.

Ia juga selama ini berkomunikasi sangat cair dengan sesama politisi walaupun berbeda partai karena masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa berbeda adalah kekuatan untuk bersama-sama memberikan pemahaman politik yang baik dan benar kepada masyarakat. *

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA