Pantai Bita Jadi TPA Baru di Kota Ende, Kata Nelayan Sampah dari Hulu - FloresPos Net

Pantai Bita Jadi TPA Baru di Kota Ende, Kata Nelayan Sampah dari Hulu

- Jurnalis

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sampah di bibir Pantai Bita, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menjadi masalah klasik.

Padahal Pantai Bita yang mempesona yang terletak di pusat Kota Ende ini sering menjadi pilihan warga untuk rekreasi.

Beberapa tahun terakhir pantai Bita terlihat seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah bagi warga kota.

Tumpukan sampah itu tidak dibuang langsung oleh warga di bibir pantai tetapi dibuang di drainase dan dibawa banjir saat musim hujan melalui drainase yang berada persis di samping bandara.

Baca Juga :  DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir

Pantauan Florespos.net, Rabu (24/1/2024) pagi, sampah plastik berserakan sepanjang bibir pantai. Ada sampah plastik, botol, kaleng dan perabot rumah tangga.

Salah seorang nelayan, Ridwan Husen mengatakan, sampah yang menumpuk dan berserakan di Pantai Bita berasal dari hulu atau yang dibuang warga di drainase.

“Ini sampah dari hulu yang dibuang warga di drainase. Saat hujan sampah itu dibawa air ke pantai. Di sini ada satu drainase besar yang menjadi pembuangan akhir dari beberapa drainase dalam kota,” katanya kepada wartawan, Rabu pagi.

Dia mengatakan, tumpukan sampah ini merusak pemandangan pantai bahkan menimbulkan bau busuk di sepanjang pantai.

Baca Juga :  Arton Togo Siap Optimalkan 4 Potensi--'Mari Bangun Desa Aeramo dalam Semangat To'o Jogho Waga Sama'

Ridwan Husen yang akrab disapa Wanto mengatakan kesadaran warga Kota Ende masih rendah. Warga masih membuang sampah di drainase.

Ia berharap pemerintah menerbitkan peraturan yang memberikan  sanksi tegas bagi pelaku atau warga yang membuang sampah di drainase.

“Setiap bulan atau minggu dibersihkan juga sama saja karena warga masih buang sampah di drainase. Mesti ada peraturan daerah yang tegas dengan sanksinya untuk berikan efek jera,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Berita ini 285 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 September 2026 - 12:21 WITA

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Berita Terbaru

Opini

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WITA

Nusa Bunga

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:24 WITA

Advertorial

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:21 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Di Balik Status yang Berakhir

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:57 WITA