Awal Tahun 2024, Kasus DBD di Nagekeo Capai 24 Kasus - FloresPos Net

Awal Tahun 2024, Kasus DBD di Nagekeo Capai 24 Kasus

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024 - 11:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Mengawali tahun 2024, Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT meningkat.

Berdasarkan data pada awal Januari 2024 hingga Kamis (11/1/2024) kasus DBD di Kabupaten Nagekeo telah mencapai 24 kasus.

Jumlah tersebut diprediksi akan semakin meningkat, dan akan lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2023 lalu yakni sejak awal Januari sampai Desember 2023 hanya 49 kasus.

Hali itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo dr. Renny Wahyuningsi Kamis (11/1/2024).

Mantan Kadis Kesehatan Ngada itu menjelaskan puncak kasus DBD biasanya terjadi pada bulan Januari tiap tahunnya. Hanya saja pada tahun ini kasusnya lebih tinggi karena faktor cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Siswa di Aesesa Selatan Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Orang Tua  Belum Melapor Polisi

Sehingga membuka peluang tempat perinangan nyamuk di lingkungan masyarakat semakin meningkat.

Menangani hal itu, dr. Renny mengatakan, dalam upaya menekan penularan DBD yang lebih massif pihaknya telah melakukan  beberapa upaya pencegahan.

“Kita melakukan fogging pencegahan, penyelidikan epidemiologis, pemberantasan sarang nyamuk dan larvasidasi menggunakan serbuk kimia larvasida dan melakukan upaya fogging focus pada lokasi yang terjangkit serta melakukan edukasi, pemberdayaan masyarakat,” katarnya.

Tidak saja pemerintah, upaya pencegahan penyebaran DBD juga dilakukan ditingkat desa dan kelurahan.

Lurah Danga Yohanes Lado mengatakan, pihaknya rutin menggelar jumat bersih. Kegiatan ini digencarkan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar turut menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Masyarakat Padati Lapangan Berdikari, Sambut Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo

“Kita di lurah melakukan Jumat Bersih Keliling, setiap jumat melakukan pembersihan dimasing-masing lorong dengan membersihkan area yang ada tumpukan sampah dan genangan air,” kata Hans Lado.

Data Kasus DBD 2022 sampai 2024, yakni 2022 Suspek 34 orang, DBD 71 Orang, Meninggal 2 orang. Di tahun 2023 suspek 90 orang, DBD 49 Orang, dan meninggal 1 orang. Sementara di awal tahun tahun 2024, suspek kosong, DBD 24 orang sementara meninggal tidak ada. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final
Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah
Siswa SMKN di Manggarai Praktek Budidaya Semangka Sistem Irigasi Tetes di Maumere
Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi
Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final
Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:36 WITA

Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:36 WITA

Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:33 WITA

Siswa SMKN di Manggarai Praktek Budidaya Semangka Sistem Irigasi Tetes di Maumere

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:52 WITA

Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:36 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Tatkala KAE dan Masyarakat Flores Gugat Geothermal

Sabtu, 1 Agu 2026 - 09:54 WITA