LABUAN BAJO, FLORESPOS.net -Bupati Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), Edistasius Endi siap bertemu Pemerintah Pusat (Pempus) /Kementerian/Kelembagaan terkait di Jakarta untuk memperjuangkan terkait penyelesaian Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di daerah itu, Mabar.
Bupati Edi menyampaikan itu menanggapi Florespos.net di Labuan Bajo, Rabu (10/1/2024).
Informasi yang diperoleh media ini sebelumnya, Pempus melalui kementerian terkait berharap Bupati Mabar ataupun Gubernur NTT bisa bertemu langsung dengan pihak Pempus/Kementerian terkait dan membawah data lengkap/komperhensip HPL.
Harapannya agar masalah HPL di 4 desa di Kecamatan Komodo Mabar segera selesai. Supaya tanah masyarakat, tanah ulayat dan fasilitas publik yang selama ini bagian dari HPL dikembalikan kepada masyarakat/hak ulayat, tak terkecuali fasilitas umum yang berada dalam kawasan HPL tersebut.
Luas HPL dimaksud ribuan hektare (ha), tersebar di Desa Macang Tanggar, Warloka, Golo Pongkor, dan Desa Tiwu Nampar.
Menurut Bupati Edi, sehubungan dengan penyelesaian masalah HPL dirinya sudah ada jadwal untuk bertemu Pempus/kementerian/kelembagaan terkait di Jakarta. Namun orang nomor satu Mabar tersebut belum memberitahu soal rencana pertemuan dengan Pempus/Kementeri/kelembagaan terkait dimaksud.
“Terkait ini (HPL) nanti kita akan ke Jakarta, bertemu kementerian Transmirgasi. Sudah ada schedulenya,” ungkap Bupati Edi.
Diberitakan media ini sebelumnya: ribuan “korban” HPL, sertifikat tanah sulit digunakan, pajak bayar terus. *
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus










