SMAK Syuradikara Gelar Workshop Nasional Penguatan Kapasitas Guru - FloresPos Net

SMAK Syuradikara Gelar Workshop Nasional Penguatan Kapasitas Guru

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 16:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Lembaga pendidikan SMAK Syuradikara menggelar Workshop Nasional Penguatan Kapasitas Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Kegiatan ini dilaksanakan dua hari, Senin dan Selasa (8-9/1/2024) di Aula SMAK Syuradikara.

Workshop ini menghadirkan pembicara atau pemateri nasional yang juga Guru Besar Bidang Ilmu Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Bali, Prof. Dr. I Wayan Widana.

Pada kesempatan itu, Prof. I Wayan mengajak para guru dan pendidik SMA Swasta Katolik Syuradikara untuk berdiskusi dan berefleksi bersama mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Dikatakanya bahwa workshop adalah intervensi khusus kepada  guru untuk meningkatkan kapasitasnya. Kegiatan ini juga mesti dimanfaatkan oleh guru untuk melakukan evaluasi dan refleksi.

Prof Wayan mengatakan ada tiga poin penting adalah intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Baca Juga :  Dari Plt ke Penjabat Sekda, Ini Target Gabriel Dala Tiga Bulan Kedepan

Prof Wayan mengatakan bahwa ketika SMA Swasta Katolik Syuradikara menjalankan IKM berbagi atau mandiri berbagi, maka para guru berhak melakukan sosialisasi ke tempat lainnya.

Para guru SMAK Syuradikara mampu menularkan ini karena Sumber Daya Manusia para guru Syuradikara sangat luar biasa.

Untuk itu, para guru penggerak atau para guru yang masih sedang dalam proses sebagai calon guru penggerak bisa menularkan pengalaman yang sudah diperoleh selama mengikuti program guru penggerak.

Kepala SMAK Syuradikara, Bruder Kristianus Riberu, SVD, mengatakan, workshop ini membantu para guru dan pendidik memiliki pemahaman yang sama tentang Implementasi Kurikulum Merdeka.

“Kita belajar bersama Prof Wayan untuk meningkatkan persiapan, pemahaman, dan keterampilan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka,” ungkap Bruder Kris.

Baca Juga :  Anak di Bawah Umur Terjaring Operasi Turangga 2024, Polisi: Orangtua Jangan Jerumuskan Anak

Kata Bruder Kris, para guru SMAK Syuradikara telah mempraktikkan Kurikulum Merdeka selama dua tahun.

Pada tahun 2024 ini, lembaga pendidikan yang dipimpinnya lebih fokus menggali nilai-nilai refleksi dan evaluasi bersama Prof Wayan agar guru dan pendidik memiliki tujuan bersama dan seorang guru harus punya kemampuan memotivasi dan menginspirasi siswa.

Bruder Kris mengajak para guru Syuradikara terus belajar dan berkembang secara profesional.

Hendra Ragha, calon guru penggerak  mengatakan workshop ini untuk memperkaya kemampuan guru.

Prof Wayan menjadi dokter yang mendiagnosis penyakit para guru dan berusaha menyembuhkan penyakit tersebut.

Hendra berharap, dengan kegiatan workshop, para guru bisa lebih berdaya dan benar-benar punya kapasitas dalam menjalankan Kurikulum Merdeka secara profesional ke depan. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere
Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang
Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere
Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera
Ketika Air Mata Menjadi Berita: Membaca Kembali Gagasan Walburgus Abulat tentang Jurnalisme Terlibat
Dewan Dorong Pemkab Manggarai Barat Selamatkan Pisang Marmi
Istri Bupati Sikka Berbagi Kasih Bersama Anak-Anak Disabilitas Alma Maumere
PT MSJ dan PT SMS Salurkan Bantuan ke 22 Titik, Ringankan Beban Korban Gempa Nagekeo
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WITA

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere

Selasa, 8 September 2026 - 20:23 WITA

Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Selasa, 8 September 2026 - 20:09 WITA

Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere

Selasa, 8 September 2026 - 17:49 WITA

Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera

Selasa, 8 September 2026 - 15:16 WITA

Ketika Air Mata Menjadi Berita: Membaca Kembali Gagasan Walburgus Abulat tentang Jurnalisme Terlibat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:23 WITA