LARANTUKA, FLORESPOS.net-Asap dan abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus berhembus keluar dari lubang-lubang erupsi mengikuti arah angin.
Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Pululera, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang melaporkan tengah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Senin (8/1/2024) pukul 13:12 Wita.
Namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 51 detik.
“Erupsi masih sedang berlangsung saat laporan dibuat,” kata Petugas Pos PGA Pululera, Anselmus Bobyson Lamanepa, A.Md. dalam rilisnya, Senin (8/1/2024) siang pukul 13.12 Wita.
Bobyson Lamanepa juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat agar tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan menggunakan masker dan pelindung wajah (kaca mata).
“Sampai saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada status Level III Siaga,” kata Bobyson Lamanepa.
Sebelumnya, pada periode pengamatan Senin (8/1/2024) pukul 00:00 hingga 06:00 Wita, disebutkan Gunung Lewotobi Laki-laki masih berstatus Level III siaga sejak Senin (1/1/2024).
“Teramati adanya leleran lava dari rekahan utara namun arah dan jarak luncur tidak teramati,” kata Bobyson Lamanepa dalam rilisnya, Senin (8/1/2024) pagi.
Bobyson menyebutkan pada periode yang sama, secara visual gunung Lewotobi Laki-laki masih jelas terlihat hingga kabut 0-II.
Asap kawah bertekanan sedang hingga kuat berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 800-1000 meter di atas puncak kawah.
“Asap kawah putih dari rekahan sisi utara dengan intensitas sedang. Asap kawah kelabu dari kawah utama dengan intensitas sedang-kuat,” katanya.
Pada periode yang sama pula disebutkan, terjadi vulkanik dangkal dengan amplitudo: 14.8-29.6 mm, durasi: 8-10 detik. Dan tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 7.4-37 mm (dominan 29.6 mm).
Pantauan Florespos.net, Minggu (7/1/2024) petang hingga Senin (8/1/2024) pagi, abu vulkanik terus keluar dari lubang-lubang erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Abu vulkanik itu terus berhembus dan terasa hingga perbatasan Desa Dulipali dan Desa Nobo, Kecamatan Ilebura. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus










