ENDE, FLORESPOS.net-Drainase utama di Lorong Bunga Tonda, Kelurahan Kota Raja, Ende Utara, Kabupaten Ende, NTT, jebol saat hujan mengguyur, Kamis (21/12/2023) sore.
Dampak dari jebolnya drainase utama tersebut kawasan pemukiman di sekitarnya tergenang air.
Ketua Komunitas Anak Cinta Lingkungan (ACIL) Ende, Umar Hamdan bersama warga langsung turun lapangan membersihkan sampah dari drainase dan membantu warga mengalihkan air yang meluap ke pemukiman.
Umar mengatakan terjadinya banjir dan jebolnya drainase serta rabat akses utama bagi masyarakat di lingkungan Ambugaga Kelurahan Kota Raja akibat dari kurangnya kesadaran masyarakat tentang persoalan sampah.
Warga masih seringnya membuang sampah sembarangan di got atau drainase di bagian wilayah puncak atau hulu.
Umar mengharapkan masyarakat di Kota Ende untuk lebih bijak dengan persoalan sampah yang dihasilkan setip harinya,baik dari hulu maupun hilir.
“Persoalan sampah tidak akan terselesaikan jika tidak adanya kesadaran dari kita semua, apalagi dengan datangnya musim hujan sekarang,” katanya.
Umar juga mengharapkan kepada pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi dan cari solusi yang tepat dalam menangani persoalan sampah.
Pemerintah juga diharapkan jalankan Perda pengelolaan sampah Kabupaten Ende yang sudah ada serta optimalkan penyelesaian sampah dari hulu hingga ke tempat pembuangan akhir dengan sistim dan regulasi yang telah diterapkan. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










