Marak Isu Pembagian Lahan Hutan, KPH Manggarai Barat Imbau Warga Jangan Percaya Rayuan - FloresPos Net

Marak Isu Pembagian Lahan Hutan, KPH Manggarai Barat Imbau Warga Jangan Percaya Rayuan

- Jurnalis

Kamis, 14 Desember 2023 - 16:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Isu akan ada bagi-bagi lahan dalam kawasan hutan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) belakangan semakin marak. Diduga dilakukan pihak tidak bertanggung jawab.

Dikabarkan pula bahwa sudah ada korban. Ada warga yang telah menyetorkan uang administrasi atau uang “tuak” dalam istilah setempat tetapi tanahnya belum dapat, karena belum dibagikan pihak yang diduga menjanjikan pembagian lahan tersebut.

“Informasi itu benar. Tapi kami belum pegang buktinya,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Mabar, Stefanus Bali menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini.

UPT KPH Mabar bagian dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT.

Sehubungan dengan hal ini, demikian Nali, pihaknya sudah mengeluarkan himbauan kepada masyakat Mabar agar jangan percaya terhadap rayuan dari pihak manapun, siapa pun dia, katanya.

Baca Juga :  KPP Pratama Ruteng Telah Lakukan Sosialisasi TER kepada Wajib Pajak di Manggarai Barat

Diungkapkan, isu pembagian tanah dalam kawasan hutan oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi tertentu dan/atau oknum lainnya yang tidak bertanggung jawab di seluruh wilayah Mabar modusnya mengumpulkan KTP dan meminta uang administrasi sebagai jaminan untuk mendapatkan tanah tersebut.

Informasi terkait ini juga sudah bergerak secara masif di seluruh Mabar, termasuk program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA).

Kemudian, sehubungan dengan ini juga, bahwa pelepasan kawasan hutan melalu program TORA di wilayah Rangko Menjerite, Nggorang, dan Benteng, sampai sekarang belum ada.

Pengakuan sepihak oknum atau atas nama organisasi dan atau tokoh adat tertentu adalah tidak benar, dan pengakuan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Atas hal-hal di atas, lanjut Nali, dihimbau kepada seluruh masyarakat Mabar agar tidak mudah percaya kepada oknum atau organisasi apapun yang menawarkan pembagian lahan dalam kawasan hutan.

Baca Juga :  Buka Lomba Renang Antar Pelajar, Bupati Ende Katakan akan Renovasi Kolam Renang Roworeke

Kawasan hutan di seluruh Mabar tidak untuk dibagikan kepada masyarakat umum, dan kalaupun ada program TORA, itu khusus untuk menyelesaikan konflik antara masyarakat setempat dan pemerintah di wilayah tersebut, dan tidak untuk seluruh masyarakat umum.

Para Kepala Desa di wilayah Mabar agar menyampaikan kepada warganya supaya tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Menyampaikan kepada KPH Mabar apabila ada informasi terkait kawasan hutan di Kabupaten Manggarai Barat, dan dimohon bantuannya jika ada bukti pembayaran uang untuk disampaikan kepada UPT KPH Mabar, kata Nali. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA