Keluhan IGTKI Manggarai, Banyak Program Tak Bisa Dilaksanakan - FloresPos Net

Keluhan IGTKI Manggarai, Banyak Program Tak Bisa Dilaksanakan

- Jurnalis

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Wadah para guru TKK di Manggarai, NTT, IGTKI, memiliki banyak program dalam membantu meningkatkan kapasitas dan kompetensi sekolah dan para gurunya.

Tetapi, banyak programnya tidak bisa dilaksanakan karena terbatasnya anggaran yang dialokasikan Pemkab melalui Dinas Pendidikan Manggarai.

“Pa Kadis, program kami banyak. Tetapi, tidak bisa jalan semua karena terbatasnya anggaran yang dialokasikan,” katanya.

Masalah kekurangan anggaran menjadi bagian dari keluh kesah IGTKI untuk menjadi perhatian Pemkab cq. Dinas Pendidikan Manggarai ke depan.

Mengapa banyak program harus dilaksanakan karena tahu dan sadar banyak kekurangan dan keterbatasan pada guru dan satuan pendidikan TKK di Manggarai.

Baca Juga :  Umat Islam Flores Timur Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi-Untuk Korban Bencana Sumatera, Aceh dan Lewotobi

Besar harapan, tahun depan alokasi bantuan anggaran ke IGTKI Manggarai lebih besar agar banyak program terakomodir untuk dilaksanakan.

Karena itu, pihaknya siap membawa proposal kegiatan dan anggaran untuk tahun depan ke Dinas Pendidikan Manggarai.

“Tetapi, untuk tahun ini, kami ucapkan terimakasih karena telah diberikan bantuan sehingga beberapa kegiatan bisa dilakukan, termasuk Bimtek ini,” katanya.

Merespons aspirasi itu, Kadis Pendidikan Frans Gero mengatakan, pemerintah banyak berpikir dalam upaya mengalokasikan anggaran yang terbatas kepada lembaga-lembaga yang ada.

Baca Juga :  Siswa SD, SMP, SMA, dan SMK di Paroki Katedral Ruteng Berkompetisi Dalam Lomba Bertutur Kitab Suci

“Untuk tingkat pendidikan usia dini, ada beberapa organisasi seperti IGTKI, Bunda PAUD, GOPTKI, kelompok literasi, dan lain-lain,” katanya.

Organisasi-organisasi itu harus mendapat perhatian yang sama dari pemerintah. Pemerintah pun harus mengaturnya secara baik dan benar.

Kadis Gero mengatakan, untuk program kerja yang baik baiknya dipikirkan dan direncanakan secara matang. Dan, rencana kegiatan itu mesti berbasis data. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Si Jago Merah Lalap Habis 1 Rumah di Ma’ubare, Tonggo-Nagekeo, Tidak Ada Korban Jiwa
WALHI Kritisi Penyusunan Roadmap Dekarbonisasi Oleh Pemprov NTT
WALHI NTT Tegaskan, Dekarbonisasi Merupakan Cara Baru Merampas Ruang Hidup Rakyat
Kos-kosan ASN di Ende jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Amankan Lima Perempuan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:25 WITA

Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:15 WITA

Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:48 WITA

KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:34 WITA

Si Jago Merah Lalap Habis 1 Rumah di Ma’ubare, Tonggo-Nagekeo, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terbaru