BAJAWA, FLORESPOS.net-Yustina Gali Mara (47), warga Desa Ladolima, Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa (28/11/2023) mendatangi Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bajawa.
Kehadiran Yustina, nasabah BRI Unit Maunori bersama beberapa orang keluarga dekatnya guna mengambil sebuah mobil All New Ertiga. Dia juga didampingi oleh Kepala BRI Unit Maunori, Ion Perkasa Putra Saokori.
Yustina Gali menang undian Simpedes periode 1 Maret 2023 sampai 31 Agustus 2023 yang digelar di Kompleks Kantor Cabang BRI Bajawa, Sabtu (7/10/2023).
Kepada Florespos.net, Selasa (28/11/2023), Yustina Gali mengungkapkan, hadiah mobil itu baru diambilnya karena selama ini dia tinggal di Malaysia.
Dia merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) negeri Jiran tersebut.
“Saya baru seminggu di Flores. Saya pulang hanya untuk mengambil hadiah istimewa ini. Setelah itu saya harus pulang ke Malaysia lagi karena kontrak saya belum habis,” ungkap Yustina Gali.
Yustina Gali mengatakan, pada Sabtu (7/10/2023) malam, dia di telepon oleh anaknya dari Kampung melalui handphone majikannya bahwa dia mendapat hadiah mobil undian Simpedes.
Karena undian Simpedes itu harus diambil sendiri, dia memutuskan pulang dan diizinkan oleh majikannya. Namun karena harus mengurus visa dan paspor untuk Indonesia sehingga dirinya baru ada kesempatan untuk pulang.
“Majikan masih butuh saya sehingga saya harus balik lagi pada tanggal 7 Desember ini. Mobil ini akan jadi kenangan sehingga saya tidak akan jual,” katanya.
Ibu empat anak ini mengatakan, diri berasal dari Sumba Barat dan tinggal di Mundemi. Suaminya meninggal dunia pada tahun 2016 dan pada tahun 2019 dia merantau ke Malaysia.
“Tuhan memberikan yang terbaik bagi saya. Saya juga tinggal pada majikan yang baik. Tuhan juga mendengarkan doa-doa saya yang selalu saya panjatkan di tanah rantau,” tambah Yustina Gali.
Pimpinan Cabang BRI Bajawa Iqbal Amanda pada penyerahan hadiah Mobil Simpedes BRI tersebut mengatakan Yustina Gali Mara hadir di BRI Cabang Bajawa mengambil hadiah yang telah diundi pada bulan Oktober lalu. *
Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando










