Dirancang Turun Rp7 Miliar Pendapatan Asli Daerah Manggarai Barat 2024 - FloresPos Net

Dirancang Turun Rp7 Miliar Pendapatan Asli Daerah Manggarai Barat 2024

- Jurnalis

Sabtu, 25 November 2023 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun anggaran (TA) 2024 dirancang turun jika dibandingkan TA 2023.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mabar TA 2023, target PAD Mabar ditetapkan Rp. 333 miliar.

Tapi dalam Rancangan APBD (RAPBD) Mabar TA 2024, PAD dirancang Rp.326 miliar atau turun Rp. 7 miliar dari tahun sebelumnya.

“Dirancang menurun karena disesuaikan dengan kondisi riil. Menghitungnya lebih riil, ” kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapemda) Mabar, Maria Yuliana Rotok menanggapi media ini di Labuan Bajo, Jumat (24/11/ 2023).

Menghitung lebih riil dimaksud yaitu disesuaikan dengan perkembangan global, baik secara ekonomi, keamanan, politik dan lain-lain. Apalagi tahun 2024 ada Pemilu, yakni Pileg dan Pilpres serentak serta Pilkada serentak termasuk di Mabar.

Sektor andalan penopang PAD Mabar belakangan adalah pariwisata di samping yang lain-lain. Pada sisi lain sektor pariwisata sangat terpegantung situasi global, seperti keamanan dan sebagainya.

Baca Juga :  Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa--Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Turis melakukan perjalanan manakala situasinya kondusif. Perang di berbagai belahan bumi salah satu hal yang berpengaruh wisatawan tidak melakukan perjalanan.

Dengan memperhitungkan situasi global dan lain-lain, maka dalam RAPBD Mabar 2024 untuk PAD dirancang menurun dari 2023. Saat ini RAPBD Mabar 2024 sedang diasistensi ke Pemprov NTT di Kupang, kata Kaban Rotok.

Menyinggung realisasi sementara PAD Mabar 2023, Kaban Rotok mengatakan pada posisi 76 %. Per 23 November realisasinya Rp. 208 miliar dari target APBD Perubahan sebesar Rp. 272 miliar.

“Mudah-mudahan tembus target hingga akhir tahun (31 Desember 2023) nanti,” katanya.

Dari sekian banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diberi beban PAD, ada yang saat ini realisasinya masih dibawah 50%, tapi ada pula yang 100%.

Baca Juga :  Kadin Sikka Minta Pemda Buka Rute Penerbangan dan Tertibkan Pungli di Lokasi Wisata

“Tapi saya tidak boleh sebut instansinya, karena ini etika,” ujar Kaban Rotok.

Dipancing realisasi sementara PAD Badan yang dinakodainya, Kaban Rotok mengungkapkan sudah Rp. 157 miliar atau 89% dari target Rp. 177 miliar.

Diharapkan dari pos Pajak Bumi dan Bangunan hingga akhir tahun bisa 100 %, saat ini baru 79 %, ditarget Rp.11 miliar-realisasi Rp. 8,6 miliar. Harap masyarakat segera melunasi. Sedangkan realisasi pajak hotel sekitar 80 % dan restoran sudah 99%.

“Kalau ini kita optimis lampau target. Pertumbuhan pajak hotel dan restoran kali ini cukup baik jika banding tahun lalu,” ujar Kaban Rotok.

Disentil penerapan Perda Mabar soal Pajak dan Retribusi Daerah tentang Hotel dan Restoran Terapung, Kaban Rotok mengungkapkan akan diterapkan tahun 2024, karena sekarang masih dalam penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) Mabar, tutupnya. *

Penulis:Andre Durung I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru