Mentan Ancam Pidanakan Distributor Pupuk Subsidi Nakal! - FloresPos Net

Mentan Ancam Pidanakan Distributor Pupuk Subsidi Nakal!

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 16:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengancam mencabut izin usaha dan mempidanakan distributor pupuk yang sengaja menaikkan harga pupuk subsidi untuk petani.

Dia pun meminta Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Ali Jamil untuk mengecek oknum yang nakal di lapangan.

“Kalau saya, nggak ada ampun! Saya panggil direkturnya, cabut izin usahanya sudah berapa itu, dulu Jawa Barat, Jawa Timur. Pak Dirjen kalau bisa dilaporkan, izin usahanya dicabut, nggak usah ditanya lagi,” kata Amran dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, di Gedung DPR Senayan, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023), dilansir dari detik.com.

“Masih banyak yang mau jadi distributor yang lain, dan jangan sampai di situ pidanakan saja!,” tegasnya.

Baca Juga :  Menpan RB Azwar Anas Bilang Tak Ada Penghapusan Tenaga Honorer

Amran mengaku geram saat mendengar ada oknum yang sengaja menaikkan harga pupuk subsidi. Padahal menurutnya, keuntungan petani per orang hanya Rp 230 ribu per bulannya.

“Kami hitung, keuntungan petani Rp 231 ribu per orang per bulan. Nah kalau pupuk terlambat, dimain-mainkan, mungkin yang penting Komisi IV mendukung saya. Kalau saya nggak ada ampun!,” terangnya.

Keterangan ini menjawab informasi dari Anggota Komisi IV DPR, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Dapil Aceh I, Salim Fakhry yang mengatakan bahwa di daerahnya ada distributor pupuk subsidi sengaja menaikkan harga pupuk subsidi.

Baca Juga :  Festival Mini Meko di Flores Timur, Kerja Gotong Royong Pemda, Pemprov dan Pempus

“Di kampung kami, Aceh Tenggara, persoalan pupuk ini, Insyaallah di daerah lain tidak. Harga HET pupuk Rp 112.500, pupuk yang dibeli petani sampai Rp 200.000. Ada videonya nanti. Saya sudah ingatkan pemerintah daerah. Mafia semua ini! Coba ditekan saja pak melalui Direktur Pupuk, kalau memang dari distributor itu nakal,” ungkapnya.

Salim mengungkap, ada tersangka yang sudah ditangkap atas kasus tersebut. Sayangnya, yang ditangkap merupakan supir truk yang menurutnya bukan wewenang tersangka tersebut.

“Sudah ada ditangkap, cuma yang ditangkap supir truk, yang ditangkap bukan wewenang dia. Sampai sekarang 10 bulan lalu satu truk ditangkap,” ujar dia. *

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan
Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende
Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:40 WITA

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WITA

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Berita Terbaru

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA