JAKARTA, FLORESPOS.net-Pare atau peria adalah tanaman merambat tropis yang termasuk dalam keluarga labu dan berkerabat dekat dengan zucchini dan mentimun.
Pare memiliki rasa yang tajam dan pahit. Selain dimanfaatkan sebagai bahan makanan, buah ini telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan yang mengesankan.
Dikutip dari Kompas.com, Rabu (13/9/2023), Pare kaya akan vitamin A dan C serta nutrisi lainnya. Ia juga mengandung senyawa yang mungkin memiliki manfaat kesehatan.
Berkat khasiat obatnya yang manjur, pare telah lama digunakan oleh masyarakat adat di beberapa wilayah di dunia untuk membantu mengobati kondisi terkait diabetes.
Kandungan nutrisi buah pare dilansir dari laman Verywell Fit, sebagian besar kalori pada pare berasal dari karbohidrat.
Karena kandungan kalori totalnya sangat rendah, karbohidrat pare juga rendah. Zat gizi mikro pada pare antara lain vitamin A, vitamin C, kalsium, kalium, fosfor, seng, tembaga, besi, dan magnesium.
Kandungan vitamin Anya dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, penglihatan, dan kesehatan reproduksi Anda.
Sedangkan vitamin C yang terkandung dalam buah ini tidak hanya meningkatkan kekebalan tubuh, tetapi juga bagus untuk kulit dan tulang Anda.
Selain itu, pare juga menyediakan beberapa vitamin B dan antioksidan bermanfaat, seperti lutein dan zeaxanthin.
Potensi Manfaat Pare untuk Mengontrol Gula Darah
Pare adalah salah satu dari beberapa buah tinggi serat dan rendah gula yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah (glukosa) secara alami.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, pare memiliki versi insulinnya sendiri, yakni bahan kimia yang disebut polipeptida-P.
Penelitian telah menunjukkan bahwa polipeptida-P dapat membantu mengatur dan menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.
Selain itu, tidak seperti jenis karbohidrat lainnya, tubuh Anda tidak dapat mencerna serat, sehingga tidak menghasilkan glukosa.
Studi lain pada 40 penderita diabetes juga menemukan bahwa mengonsumsi pare 2.000 mg/hari selama 4 minggu menyebabkan sedikit penurunan kadar gula darah.
Terlebih lagi, suplemen buah secara signifikan menurunkan kadar fruktosamin, penanda jangka pendek pengendalian gula darah jangka panjang.
Pare dianggap meningkatkan cara gula digunakan dalam jaringan Anda dan meningkatkan sekresi insulin, hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur kadar gula darah.
Namun, masih diperlukan penelitian yang lebih besar untuk memahami bagaimana pare dapat memengaruhi kadar gula darah pada populasi umum.*
Redaksi










