Satpol PP Ende dan Kantor Bea Cukai Akan Tertibkan Peredaran Rokok Ilegal di Ende - FloresPos Net

Satpol PP Ende dan Kantor Bea Cukai Akan Tertibkan Peredaran Rokok Ilegal di Ende 

- Jurnalis

Senin, 11 September 2023 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net – Setelah sosialisasi tentang Undang- Undang Cukai Tembakau Tahun 2023 di kantor bupati Ende, Senin (11/9/2023) siang, pemerintah Kabupaten Ende akan menindak tegas beredarnya produk rokok yang diduga Ilegal di Ende.

Kasat Pol PP Ende, Emanuel Taji saat kegiatan tersebut mengatakan peta peredaran rokok ilegal di ende sudah dikantongi oleh pihaknya. Pemerintah melalui Satpol PP Ende akan berkoordinasi dengan Kantor Bea Cukai Labuanbajo untuk penertiban lapangan.

“Peta peredaran rokok di Ende sudah kami kantongi. Kami menunggu  koordinasi dengan kantor  pengawasan dan pelayanan Bea Cukai Madya Pabean C Labuanbajo untuk penertiban,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Flores Timur Dinilai 'Caplok' Separuh Badan Jalan Negara untuk Parkiran

Selain  itu, kata Eman Taji, sebelumnya pihaknya masih terkendala dalam melakukan penertiban karena regulasi. Saat ini Satpol PP Ende sudah memiliki kekuatan regulasi karena Perda Trantibum sudah ditetapkan.

“Sekarang kami sudah punya legalitas untuk turun lapangan. Kita akan kordinasi dengan kantor Bea Cukai Labuanbajo untuk penertiban lapangan,” katanya.

Plt Asisten II Setda Ende, Kanis Poto saat membuka kegiatan sosialisasi mengatakan para pengusaha yang ada di Kabuapeten Ende diharapkan agar memperhatikan legalitas usahanya.

Dikatakanya bahwa peredaran rokok ilegal di Ende sudah menjadi perbincangan dan sorotan publik karena ilegal dalam segala hal.

Baca Juga :  Disparekrafbud Manggarai Barat Latih Pokdarwis Promosikan Desa Wisata

“Ilegal yang dimaksud itu dalam segala hal cukai ilegal, peredaran ilegal, perusahaan ilegal, lokasi ilegal dan pengusaha ilegal. Pemerintah segera menertibkan di lapangan,” katanya.

Pemeriksa Cukai Ahli Pertama dari Kantor Bea Cukai Labuanbajo, Kristoforus Mo’a mengatakan ciri- ciri rokok ilegal memakai pita cukai palsu, pita cukai berbeda, pita cukai bekas dan tanpa pita cukai atau polos.

Kristoforus mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pengawasan  lapangan dan karena keterbatasan tenaga maka tidak maksimal. Meski sudah melakukan pengawasan tetapi pihak Bea Cukai Labuanbajo tidak menyebutkan jenis  rokok ilegal hasil temuan lapangan.*

Penulis:Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas
Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo
Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah
Pemda Nagekeo Siapkan Lahan 8,1 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos: Segera Dibangun
Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WITA

Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus

Jumat, 17 April 2026 - 19:37 WITA

Meski Efisiensi Anggaran, Pemda Sikka Tetap Berusaha Penuhi Berbagai Program Prioritas

Jumat, 17 April 2026 - 19:21 WITA

Kolaborasi Divers Alert Network, Kemenpar dan BPOLBF Perkuat SDM Keselamatan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Jumat, 17 April 2026 - 16:12 WITA

Sekjen Kemensos di Nagekeo: Sekolah Rakyat untuk Kemuliaan Wong Cilik, NTT Masuk 7 Besar Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru