BA’A, FLORESPOS.net-Persami Maumere permalukan tuan rumah Rote Ndao dengan skor telak 3-0. Di hadapan ribuan penonton Rote Ndao di lapangan Christian N.Dilak Sabtu (20/8/2023), Persami Maumere dengan permain cepat dapat menaklukan Perserond Rote Ndao.
Diawal babak pertama, Persami Maumere mengepung daerah pertahanan Perserond Rote Ndao dengan permain cepat.
Alhasil pada menit ke 7, Yoseph Nai (9) berhasil membobol gawang tuan rumah sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0. Skor tetap tidak berubah hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persami Maumere terus menekan Perserond Rote Ndao yang banyak turunkan pemain lapis dua.
Bola lebih banyak dikuasai anak-anak Persami Maumere. Pada menit 57, Persami Maumere berhasil menambah poin setelah Rahman Abubakar (7) membobolkan gawang tuan rumah.
Walau unggul 2-0, anak-anak Persami tidak kendur dan tuan rumah dibuat tidak berdaya pada menit 75 Muhamad Zainal (27) berhasil membobolkan gawang Perserond Rote Ndao sehingga skor berubah 3-0.
Dengan kemenangan ini, maka Persami Maumere, Bintang Timur Atambua dan Rote Ndao yang berada di pool A sama-sama mengantongi 6 poin.
Sementara Persena Nagekeo 3 kali pertandingan tidak pernah menang terpaksa harus angkat koper dari bumi Sasando, Rote Ndao.
Walau memiliki poin sama, namun dari selisih gol Persami Maumere juara pool A , Bintang Timur Atambua yang bermain di lapangan Paulina H Bulu mengalahkan Persena Nagekeo 4-0 sebagai runner up pool A.
Tuan rumah Rote Ndao berada diperingkat 3, namun kalau dilihat dari dua terbaik juara 3 pool maka Perserond Rote Ndao masuk ke babak 16 besar.
Asisten pelatih Perserond Rote Ndao Dedi Seme saat konferensi pers mengakui permainan Persami sangat bagus sementara Perserond Rote Ndao yang menurunkan banyak pemain lapis dua, performance kurang bagus.
Ia mengatakan dengan kekalahan ini,.maka pelajaran berharga bagi mereka saat pertandingan di babak 16 besar nanti.
Ia mengatakan walau tuan rumah, dalam sepak bola itu ada menang dan ada kalah. Ia mengatakan untuk babak 16 besar nanti, mereka sudah memilik strategi dan teknik.
Asisten pelatih Dasril Hairil mengatakan mereka belajar dari kekalahan pertama saat melawan Bintang Timur Atambua, mereka diserang habis-habisan di media sosial. Karena itu mereka bangkit dan dua pertandingan terakhir mereka menang. *
Penulis: Maxi Gantung/Editor: Anton Harus










