LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menggelar Lomba Inovasi Daerah Tahun 2023.
Sejak dibuka BP4D Flotim pada Februari 2023 lalu hingga penutupan 31 Juli 2023, sedikitnya ada 18 inovator yang memasukan atau mengusulkan proposal inovasi untuk ikut lomba inovasi daerah tingkat Kabupaten Flotim itu.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Kabid Litbang) BP4D Flotim, Leonny Deran Ola, SE kepada Florespos.net mengatakan, inovasi yang masuk atau ikut lomba tahun 2023 ini meningkat dari tahun 2022 lalu.
“Peserta atau inovasi ikut lomba tahun ini meningkat. Tahun ini ada 18 inovasi yang masuk, tahun lalu 14 inovasi yang masuk dan ikut lomba. Semoga setiap tahun meningkat dalam partisipasi dan inovasinya kian maju,” katanya.
Saat ini, menurut Leony, proposal usulan inovasi yang masuk, sudah dan sedang digodok Tim Penilai. Tim Penilaian terdiri dari unsur akademisi, birokarasi, lembaga swadaya masyarakat, media masa dan BP4D Flores Timur.
Leony mengatakan, selain penilaian proposal, Tim Penilai juga mengujinya melalui presentasi atau wawancara langsung dan uji petik lapangan.
“Pengumuman pemenang terjadi pada 14 Agustus dan penyerahan hadiah bagi terbaik 1, terbaik 2 dan terbaik 3 pada HUT RI tanggal 17 Agustus 2023,” katanya.
Kepala BP4D, Apolonia Korebima, SE., M.Si., sebagaimana pedoman lomba yang didistribusikan BP4D Flores Timur, mengatakan Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2023 ini digelar dengan maksud memotivasi semangat berinovasi dalam upaya mendorong peningkatan pelayanan publik, peningkatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan daya saing daerah.
Nia Korebima mengatakan lomba ini juga bertujuan memberi apresiasi dan penghargaan bagi para inovator yang inovasinya menjadi yang terbaik.
Selain itu, menjaring ide inovasi pelayanan publik yang berpotensi untuk diuji coba dan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan daerah. Untuk memacu dan memotivasi OPD pada Pemerintah Flotim untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas sesuai bentuk inovasi.
Juga untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap proses inovasi yang sedang dilakukan Pemda. Menjaring inovasi daerah yang akan diikutsertakan dalam lomba inovasi yang dilaksanakan oleh kementerian atau lembaga pemerintah pusat.
Nia Korebima mengatakan, inovasi yang dilombakan, yakni tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik, inovasi bentuk lain sesuai bidang urusan.
Lomba ini diikuti semua, baik untuk organisasi perangkat daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat umum tingkat Kabupaten Flores Timur sesuai inovasinya masing-masing. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










