Siswa SMKS Yohanes XXIII Maumere Diminta Jadi Pribadi Bermutu dan Panutan Masyarakat - FloresPos Net

Siswa SMKS Yohanes XXIII Maumere Diminta Jadi Pribadi Bermutu dan Panutan Masyarakat

- Jurnalis

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Siswa-siswi dan guru SMKS Yohanes XXIII Maumere mengikuti perayaan ekaristi pembukaan Tahun Pelajaran Baru 2023/2024, di Aula lembaga pendidikan itu, Jumat (4/8/2023).

RP Siriakus M. Ndolu, O,Carm yang memimpin perayaan ekaristi dalam khotbahnya antara lain meminta para siswa di lembaga pendidikan ini untuk menjadi pribadi yang bermutu dan panutan masyarakat.

“Jadilah pribadi bermutu dan panutan masyarakat,” kata Romo Siriakus Ndolu.

Merujuk pada perikope Injil Matius bab 20 ayat 26-27 yang berbunyi “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu da barang siapa menjadi terkemuka di antara kamu hendaklah ia menjadi hambamu”, Romo Siriakus meminta para siswa untuk bersikap sebagai hamba dan pelayan dengan tekun belajar, bekerja keras dan berjuang, dan bukannya bermental bos enggan berjuang dan bekerja.

“Siswa hendaknya tekun belajar dan selalu berupaya untuk menjadi lebih baik,” pintanya.

RP.Siriakus juga meminta para siswa untuk belajar dari ketokohan Santo Yohanes Maria Vianey yang dikenal menjadi panutan banyak orang.

“Peserta didik sudah sepatutnya memunyai sikap dan spirit seperti St. Yohanes Vianey. Walau lahir dari kekurangan tapi berkat ketekunan, dan suport teman-teman dapat menjadi pribadi yang bermutu dan panutan masyarakat,” kata RP. Siriakus.

Kepala SMKS Yohanes XIII Maumere, Marselus Moa Ito, S. Pd dalam sambutannya antara lain menyampaikan terima kasih kepada peserta didik dan orang tua yang telah mempercayakan lembaga pendidikan tersebut sebagai tempat belajar.

Baca Juga :  PSDKP Wilker Maumere dan Komunitas Cinta Laut Bersih Flores Bersihkan Sampah di TPI Alok

“Saya menyampaikan terima kasih kepada peserta didik dan orang tua yang telah memilih lembaga pendidikan ini untuk tempat belajar,” kata Kasek Marselus.

Marselus Moa meminta para siswa untuk menjadikan lembaga pendidika itu sebagai rumah kedua, dan para guru sebagai orang tua kedua.

“Jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua dan jadikan bapak ibu-guru sebagai orang tua kedua kalian. Dengan begitu akan tercipta rasa persaudaraan, saling peduli dan mendengarkan satu sama lain,” katanya.

Marselus Moa menambahkan, bahwa SMKS Yohanes XXIII Maumere memberikan kemudahan kepada peserta didik untuk mengikuti kegiatan extra dan intra sekolah secara seimbang.

“Minat bakat yang dimiliki peserta didik dikembangkan di sekolah ini untuk menunjang masa depa,” katanya.

Dua Pegawai Memasuki Masa Purna Bhakti

Selain pembukaan sekolah baru, momen misa ini juga dimaknai untuk pelepasan dua pegawai yang memasuki masa purna bhakti yakni Linus Diego dan Getrudis Tensiana.

Marselus Moa memberikan cendera mata kepada dua pegawai yang telah memasuki masa purna bakti itu.

“Saya menyampaikan terima kasih untuk pengbadina selama ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita kita bersama demi kemajuan sekolah tercinta ini dapat tercapai berkat ketekunan dan kerja keras bersama,” katanya.

Baca Juga :  Polres Ende Imbau Anggota Hindari Foto dengan Caleg Saat Operasi Mantap Brata

Pada kesempatan ini, Wakasek Kurikulum, Maria Inarty Yufrianty Iri, S. Pd. juga memperkenalkan guru dan tenaga kependidikan kepada peserta didik baru.

Menurutnya, sesi perkenalan ini sangat penting bagi peserta didik baru agar mereka dapat mengenal guru yang akan menemani mereka selama menempuh pendidikan di SMKS Yohanes XXIII Maumere.

“Dengan pengenalan ini diharapkan dapat menciptakan kedekatan antara guru pendamping dan siswa/i. Pendekatan ini akan membantu mereka menjadi lebih aktif dalam kegiatan pelajaran,” kata Maria Inarty.

Perayaan ekaristi pembukaan tahun pelajaran baru dan pelepasan dua pegawai yang mengusung tema “Syukur Atas Kasih Allah Dalam Karya dan Pelayanan” ini berlangsung sangat meriah.

Kemeriahan ditandai dengan kemasan acara liturgis yang disiapkan secara baik. Koor ditanggung ileh paduan suara 23 Choirs siswa-siswi kelas XI dan XIII SMKS Yohanes XXIII.

Hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kasek SMKS Yohanes XXIII Marselus Moa Ito, Wakasek Kurikulum Maria Inarty Yufrianty Iri, S. Pd., Wakasek Kewiswaan  yang juga Ketua Panitia Massa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Marianus Naja, S. Pd, Wakasek Humas Ignasius Charles Kawe, S.Kom dan puluhan tenaga pendidik dan kependidikan di lembaga ini. *

Laporan: Maxi A.L.Sawung, Staf Kependidikan

Editor: Wall Abulat

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA