Dukung Majukan Pertanian, Mahasiswa KKN UNIPA Latih Warga Liakutu Buat Pupuk Organik

- Jurnalis

Kamis, 27 Juli 2023 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dalam upaya mendukung memajukan pertanian di Desa Liakutu, Kecamatan Mego, maka puluhan mahasiswa Universitas Nusa Nipa (Unipa) Indonesia yang sedang menjalankan praktik kerja kuliah nyata (KKN) di wilayah itu melatih pembuatan pupuk organik bagi warga setempat.

Demostrasi pembuatan pupuk  dipusatkan di RW 005, Dusun Gusi, Desa Liakutu, Rabu (26/7/2023).

Abdul Khalik Adios selaku Ketua Kelompok Mahasiswa KKN dalam sambutannya antara lain mengemukakan bahwa upaya sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik itu berawal dari fakta yang direkam mahasiswa yang sedang menjalankan KKN bahwa warga setempat mengalami kesulitan pupuk.

“Kami sudah mendengar keluhan masyarakat terkait adanya gagal panen pelbagai  komoditas unggulan seperti kakao dan kemiri di Desa Liakutu  dalam beberapa tahun terakhir. Setelah mendengar keluhan warga, maka kami mengaplikasikan ilmu yang kami dapat di Kampus Unipa untuk membuat pupuk organik,” kata Abdul.

Abdul berharap agar praktik pembuatan pupuk organik yang didemonstrasi dan dilatih itu dapat diterapkan oleh warga dalam upaya meningkatkan hasil komoditas ke depannya.

“Kiranya demonstrasi pembuatan pupuk organik ini dapat diterapkan oleh warga ke depannya,” katanya.

Sementara Irvan Nggai Mahasiswa Program studi Agribisnis  Unipa dalam pemaparan materinya antara lain mengemukakan bahwa pembuatan pupuk organik sangat sederhana tetapi memiliki manfaat yang sangat besar.

“Sederhana karena  bahan- bahan untuk pembuatan pupuk organik mudah diperoleh di sekitar kita, seperti daun- daunan, kotoran hewan, humus tana, gula pasir, sekam padi dan EM4 (Effective mikroorganisme),” katanya.

Baca Juga :  PPLP Mapindo Ende Siapkan Putra Daerah Jadi Pelaku Pariwisata Profesional

Irvan menyebut beberapa manfaat dan keunggulan pupuk organik, di antaranya sangat ramah lingkungan, meningkatkan kandungan organik dalam tanah, memperbaiki struktur tanah yang padat dan memberikan hasil tanaman yang baik.

“Pupuk organik memiliki banyak keunggulan dan manfaat, di antaranya sangat ramah lingkungan, meningkatkan kandungan organik dalam tanah, memperbaiki struktur tanah yang padat dan memberikan hasil tanaman yang baik,” katanya.

Sedangkan Valentino Keytimu Mahasiswa Prodi Agro Teknologi Unipa lainnya di hadapan warga melakukan demonstrasi cara pembuatan pupuk.

Valentino menjelaskan fungsi setiap bahan yang digunakan kepada masyarakat secara detail, kemudian memberikan contoh cara mencampur bahan- bahan yang ada.

“Setelah semua bahan dicampur maka langkah berikut adalah difermentasi. Untuk fermentasi simpanlah dalam drum dan tutup rapat, setiap 2 hari diaduk. Fermentasi ini batasnya 7-14 hari tetapi lebih lama lebih bagus untuk penguraian,” kata  Valentino.

Warga Antusias

Warga Desa Liakuti saangat  antusias mengikuti sosialisais dan demonstrasi pembuatan pupuk.

Warga mengikuti semua tahapan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik, antusias dalam diskusi dan bertanya secara detail proses pembuatannya, dan terlibat aktif dalam pembuatan pupuk organik.

Salah seoran warga RW 005 Longginus Lejo di hadapan para mahasiswa KKN mengsharingkan pengalamannya terkait fakta menurunnya produksi komoditas warga dalam tiga tahun terakhir.

Longginus  mengakui bahwa produksi komoditas coklat miliknya dalam tiga tahun terakhir  menurun drastis.

Baca Juga :  KPU Sikka Terima Pendaftaran Bacaleg 15 Parpol dengan Status Lengkap dan Diterima, 1 Parpol Dikembalikan

“Kami sudah tiga tahun ini gagal panen,  dan tahun ini paling parah. Coklat yang dulu satu orang bisa produksi sampai satu ton,  sekarang turun drastis. Tahun ini saya hanya 100 kg  saja, padahal dulu 1 ton lebih,’ katanya.

Longginus menambahkan bahwa warga setempat selama ini memakai pupuk yang dibeli di toko untuk menyuburkan tanaman, dan dalam situasi tertentu pupuk mengalami kelangkaan.

“Dengan pelatihan pembuatan pupuk organik ini, maka selanjutnya bisa membuat pupuk dari bahan-bahan yang ada di sekitar kami.Kiranya dengan pelatihan ini, ke depan kami bisa menyuburkan aneka tanaman komoditas kami dengan pupuk organik sebagaimana yang sudah dilatih mahasiswa Unipa,” katanya.

Terima Kasih

Ketua RT 008, Geradus Kedu menyampaikan apresiasi dan trima kasih kepada para mahasiswa atas kegiatan pembuatan Pupuk organik.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kegiatan ini. Kegiatan pembuatan pupuk organik ini sangat positif karena  menyentuh langsung kepada masyarakat yang pada umumnya adalah petani,” kata Geradus.

Geradus mengakui bahwa gagal panen tahun ini sudah membuat warga beralih menanam Lombok.

“Jadi, cara pembuatan pupuk yang barusan kami terima dapat kami praktikan dalam upaya menyuburkan tanaman pertanian dan komoditas unggulan lainnya” katanya.

Di  akhir kegiatan dilangsungkan penyerahan 1 karung pupuk organik kepada warga. Pupuk yang diserahkan ini  sudah difermentasi selama 2 minggu oleh mahasiswa.*

Laporan: Agustinus Ama Helan, Mahasiwa Ilmu Komunikasi Unipa/Editor: Wall Abulat

Berita Terkait

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik
Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere
HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga
Kuasa Hukum Eltras Akan Somasi 12 Pekerja Agar Segera Lunasi Cash Bon
Manfaatkan Lahan Tidur Dua Hektar, Etwar Atuna Tanam Semangka dan Sayuran Gunakan Irigasi Tetes
Kuasa Hukum Eltras Persoalkan Penyidik Polres Sikka Keluarkan Tersangka TPPO dan Mengawal Saat Berhubungan Badan di Hotel
Romo Ephy Tegaskan Dugaan Adanya Rekayasa Laporan Kasus TPPO yang Menjerat Pemilik Eltras
Jelang HPN 2026, PAWE Ziarah ke Makam Senior dan Silaturahmi dengan Keluarga
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:54 WITA

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WITA

Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere

Senin, 9 Februari 2026 - 11:08 WITA

HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:11 WITA

Manfaatkan Lahan Tidur Dua Hektar, Etwar Atuna Tanam Semangka dan Sayuran Gunakan Irigasi Tetes

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:44 WITA

Kuasa Hukum Eltras Persoalkan Penyidik Polres Sikka Keluarkan Tersangka TPPO dan Mengawal Saat Berhubungan Badan di Hotel

Berita Terbaru

Wartawan Manggarai Barat bagikan Semabko.

Nusa Bunga

HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga

Senin, 9 Feb 2026 - 11:08 WITA

Opini

Pers, Pelita Abadi dan Wahyu Keindahan

Senin, 9 Feb 2026 - 08:23 WITA