RUTENG, FLORESPOS.net-Sesosok mayat tidak dikenal ditemukan warga di Kampung Kedutul, Kelurahan Watu, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (23/7/2023) pagi. Mayat itu seorang pria tua tergeletak dalam lubang WC rumah seorang warga.
Pelbagai informasi yang dihimpun Minggu siang, warga sekitar geger dengan temuan sesosok mayat dalam lubang WC yang telah lama tidak digunakan pemiliknya. Lokasinya di belakang RSUD Manggarai atau di dekat SMK Sadar Wisata Ruteng.
Temuan mayat yang sudah menyebarkan aroma tidak sedap itu langsung dilaporkan ke Polres Manggarai guna dilakukan tindakan yang perlu untuk mengungkapkan identitas pria tua itu dan mengapa sampai bisa berada dalam lubang WC itu.
Polisi dan Babinsa bersama warga sekitar mendatangi tempat temuan mayat. Dan, polisi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi mayat itu.
Seorang warga, Nobert Gamur mengatakan, dalam beberapa hari ini tercium aroma yang tidak sedap. Tetapi, tidak terlalu dipedulikan pemilik WC dan tetangga lain.
“Tadi pagi, aroma kian menusuk hidung. Pemilik WC dan warga lain mencari sumber aroma yang tidak baik itu,” katanya.
Dikatakan, ketika itulah warga menemukan sesosok mayat dalam lubang WC yang sudah rusak. Warga yang menemukan kaget bukan main.
Mayat itu adalah seorang pria tua dengan pakaian tidak ada. Mukanya menghadap ke atas (telentang).
Menurutnya, warga sekitar tidak ada yang mengenalnya pria tua itu. Karena biasanya kalau ada yang kehilangan anggota keluarganya bisa langsung tahu.
Apa yang terjadi, demikian Nobertus, menjadi pertanyaan besar. Mengapa bisa masuk lubang WC dan bisa tahu ada WC yang tidak dipakai kompleks itu.
Warga lain, Hermen Arlen mengatakan, harapannya polisi bisa mengungkapkan apa sebenarnya terjadi? Siapa itu sesosok mayat dan berasal dari mana?
“Kalau murni kecelakaan masuk lubang, mungkin tidak terlalu jadi masalah. Tetapi, kalau ada tindak pidana, maka ini berbahaya dan ancaman untuk siapapun,” katanya.
Polisi, lanjut Hermen, harus bisa mengungkapkan apa yang terjadi. Karena kejadian di kompleks Kedutul itu, bukan pertama kali.
Sebelumnya beberapa tahun lalu, penemuan mayat bayi dan seorang pria yang ditemukan dalam kebun di pinggir kali. Dua kasus itu belum terungkap secara terang benderang hingga sekarang ini. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










