LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Robertus Loymas, anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai kondisi kedewanan setempat belakangan “sakit”. Tidak sehat karena kehadiran anggota setiap jamk kerja tak maksimal, terkesan kurang disiplin.
Loymans yang asal PDIP katakan itu kepada Florespos.net di DPRD Mabar di Labuan Bajo, Senin (17/ 7/2023).
Anggota dewan yang ada pada kesempatan itu antara lain Wakil Ketua Darius Angkur, Agus Jik (PDIP), Yosef Paskalis Sudaryo serta Ali Sehidun (PBB).
Menurut Jik, akhir-akhir ini hanya anggota-anggota DPRD tertentu yang datang kantor terkait tugas kedewanan, katanya diamini Loymans.
Angkur menambahkan, anggota DPRD Mabar belakangan ini tetap bekerja seperti biasa. Ada yng tidak datang kantor tetapi tetap jalankan tugas kedewanan di masyarakat. Dan ada juga yang bertepatan dengan urusan partai.
Apalagi DPRD Mabar belakangan masih menanti naskah KUA PPAS APBD Perubahan 2023 dan KUA PPAS APBD Induk 2024. dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk dibahas di dewan.
Janji Pemerintah Mabar naskah tersebut diserahkan ke DPRD Mabar pada Juni 2023 lalu untuk dibahas mulai saat itu juga. Tetapi sampai sekarang belum dibawa juga. Sembil menunggu naskah itersebut maka tidak sedikit wakil rakyat Mabar menjalankan tugas kedewanan di luar gedung Dewan kata Angkur.
Ketua DPRD Mabar Martinus Mitar yang dihubungi per telepon gagal mendapat jawaban. *
Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus










