Nilai Keselamatan Manusia Tenggelam di Tengah Kalkulasi Ekonomis dan Sumber Hidup Duniawi - FloresPos Net

Nilai Keselamatan Manusia Tenggelam di Tengah Kalkulasi Ekonomis dan Sumber Hidup Duniawi

- Jurnalis

Rabu, 5 Juli 2023 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Pater Steph Tupeng Witin, SVD

Saudara, Saudari, Sahabat dan Kenalan terkasih.

Tuhan hari ini kembali mewartakan kuasa-Nya melalui mukjizat pembebasan 2 orang kerasukan setan di Gadara, salah satu daerah bukan Yahudi (kafir) di seberang Danau Genesaret.

Keberadaan orang Gadara sebagai bangsa kafir berkorelasi dengan pengenalan akan diri Yesus mungkin sebatas tokoh sakti yang mampu mengusir setan.

Orang Gadara melihat kehadiran dan tindakan Yesus bukanlah kabar gembira karena justru mengakibatkan kerugian ekonomi luar biasa berupa kematian sia-sia kawanan babi. Sumber hidup hilang karena kawanan babi terjun bebas ke danau dan mati dalam air.

Sementara pembebasan dua orang dari belenggu kekuatan setan tidak masuk hitungan, tidak berarti apa-apa, setelah mata mereka melihat dampak kerugian material itu. Nilai keselamatan manusia tenggelam di tengah kalkulasi ekonomis dan takut kehilangan sumber hidup duniawi.

Baca Juga :  Gereja Keuskupan Ruteng Bergerak Menuju Pastoral Ekologis

Pesan apa yang bisa kita jadikan bekal hidup? Pertama, orang Gadara menolak Tuhan karena takut kehilangan kenyamanan hidup. Mereka mungkin merasa rugi ketika percaya kepada Yesus. Mereka tidak berani meninggalkan zona nyaman yang membelenggu mereka sekian lama.

Tuhan menuntut komitmen tulus bagi semua pengikut. Tuhan meminta kita keluar dari pola pikir dan cara hidup lama yang memberikan kenyamanan semu. Orang yang ikut Yesus tanpa komitmen dan keberanian mengubah sikap dan cara hidup lama identik dengan menolak Yesus.

Kedua, pembebasan dua orang kerasukan setan membuktikan bahwa setan-setan takut kepada Tuhan. Setan itu kotor dan mati. Lokasi diam setan selalu kotor dan kumuh.

Baca Juga :  Sukacita Para Hamba Allah

Maka hati yang kotor oleh dosa pasti jadi tempat tinggal setan. Tapi Tuhan datang membersihkan hati kita. Tuhan hadir membuka belenggu setan dalam diri. Maka kita tidak pernah boleh takut pada setan karena Tuhan telah mengalahkannya.

Mari kita serahkan diri kepada Tuhan. Dia membebaskan. Dia menghidupkan. Janganlah kita gadaikan diri pada dukun-dukun palsu seperti kawanan babi yang melompat ke dalam danau dan mati lemas.

Hidup kita, berapa pun usia, mesti jadi momen spiritual memuliakan nilai keselamatan manusia di dunia dan akhirat.

Salam sehat. Tuhan berkati! *

Berita Terkait

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani
Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura
Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset
MPMX Perkuat Komitmen ESG Melalui Transplantasi Terumbu Karang, Dukung Pelestarian Laut dan Ekonomi Masyarakat di Labuan Bajo
RRI Masuk Sekolah, Siswa Syuradikara Diajak jadi Generasi Pancasila di Tengah Era Digital
Pemda Nagekeo dan BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta untuk Ahli Waris Sekdes Degalea
Sekolah Rakyat di Nagekeo Senilai Rp250 Miliar, Sekjen Kemensos: Lokasi Sangat Bagus
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WITA

Kades Tilang Sukses Kembangkan Hortikultura dan Bina Masyarakat Bertani

Sabtu, 18 April 2026 - 10:56 WITA

Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2

Sabtu, 18 April 2026 - 10:53 WITA

Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Tilang One Farm Sukses Bina Anak Muda Bertani Hortikultura

Sabtu, 18 April 2026 - 10:48 WITA

Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset

Sabtu, 18 April 2026 - 07:28 WITA

RRI Masuk Sekolah, Siswa Syuradikara Diajak jadi Generasi Pancasila di Tengah Era Digital

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kemensos Akan Bangun Jembatan Gantung di Makipaket Mbay 2

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:56 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Sekolah Rakyat dan Ketimpangan Struktural

Sabtu, 18 Apr 2026 - 08:02 WITA