LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Perumda Wae Mbeliling (PWM), Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, bakal mengelola air bersih di Kecamatan Komodo. Sumber dana pembangunan dimaksud dari Bank Dunia senilai kurang lebih Rp 23 Miliar.
Direktur PWM, Eurelius Hubertus Endo, menanggapi media ini di Labuan Bajo, Selasa (27/7/2023), mengungkapkan, proyek air bersih dibangun Bank Dunia di Kecamatan Komodo 2023, ada 2.
Keduanya yakni pembangunan sistim pengelolaan air minum untuk TPA Warloka. Sumber air Wae Cumpe di Desa Tiwu Nampar. Kontrak kerja 300 hari mulai 31 Mei 2023, besar biaya Rp.10 miliar lebih.
Kemudian SPAM Wae Kelambu. Pagu anggaran sekitar Rp.13 miliar. Sumber air yakni SPAM Wae Mese II. Cakupan wilayah pelayanan antara lain sebagian kota Labuan Bajo, di antaranya Losbaba.
Namun untuk sementara SPAM Wae Kelambu masih berstatus daftar tahunan atau on progress, masih dalam upaya pembebasan lahan oleh Pemkab Mabar. Karena salah satu syarat lahan tak boleh masalah, dan itu tanggung jawab Pemda, yaitu Pemkab Mabar.
PWM dipercaya kelola air bersih danaan Bank Dunia bukan karena Labuan Bajo Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau alasan lain. Tetapi karena PWM dipandang mampu, memenuhi persyaratan.
Masih Endo, hasil evaluasi BPKP perwakilan NTT terhadap PWM setiap tahun menunjukan kinerja perusahan tersebut mengalami peningkatan.
Terkait ini, ada 4 aspek yang dinilai yaitu keuangan, pelayanan, operasi, dan sumber saya manusia (SDM).
Bukan cuma itu, tingkat kesehatan PWM tahun-tahun terakhir, sejak 2016, atas dasar indikator kinerja Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR-RI, menggambarkan sehat 4 tahun terakhir.
Tahun 2016 nilai tingkat kesehatan (NTK) PWM 2,060, klasifikasi tingkt kesehatan (KTK) sakit. Pada 2017 NTK 2,33, KTK kurang sehat, dan 2018 NTK 2,41, KTK kurang sehat.
Tahun 2019 NTK 2,99, di 2020 NTK 3,02, pada 2021 NTK 2,91, dan pada Tahun 2022 NTK 2,96. Sedangkan KTK pada PWM 4 tahun terakhir berturut-turut yakni sehat.
Tak hanya itu, laporan keuangan perusahan (PWM) yang diambil oleh auditor independen/kantor akuntan publik 7 tahun terakhir menunjukan fluktuasi, opini dua tahun awal wajar dengan pengecualian (WDP).
Dan opini 5 tahun terakhir yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Rinciannya, Tahun 2016-2017 oopini WDP, dan pada 2019-2022 raih opini WTP.
Jumlah pelanggan PWM tahun- tahun belakangan juga cendrung bertambah. Per 27 Juni 2023 yakni 10.992 sambungan rumah (SR), dengan pelanggan aktif sebanyak 8.615 dan sisanya pelanggan non aktif 2.077.
Endo yang diangkat jadi Direktur PWM 14 November 2016 dan evektif bertugas pada Januari 2017-sekarang mengaku, bahwa sebelumnya perusahan yang dipimpinnya bernama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wae Mbeliling dengan dasar hukum Peraturan Daerah (Perda) Mabar Nomor 10 Tahun 2008.
PWM beroperasi efektif dengan perusahan manajen perusahan mulai 31 Desember 2011. Sebelumnya pelayanan air minum bersih dilaksana Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pengelolaan air bersih Kabupaten Mabar.
Pada 16 Juni 2023 PWM berumur 15 tahun, dan pada bulan serta tahun yang sama pula, sang Direktur, top leader PWM Aurelius Hubertus Endo juga genap usia 56 tahun.*
Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando










