ENDE, FLORESPOS.net – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Keuskupan Agung Ende (KAE) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -99, Senin (26/6/2023).
Perayaan HUT ke -99 itu dilaksanakan di pendopo kevikepan Ende, Keuskupan Agung Ende diawali misa bersama yang dipimpin oleh Vikep Ende, RD. Frederikus B. Dopo didampingi pendamping rohani DPD Ende, RD Emanuel Natalis.
Usai misa syukuran dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan ramah tamah sederhana. Acara itu dihadiri oleh ketua WKRI Cabang Ende, paroki Katedral dan paroki Roworeke serta tamu undangan.
Vikep Ende, RD. Edi Dopo saat kotbah memberikan pesan kepada ibu – ibu yang bergabung di organisasi WKRI agar tetap menghidupkan organisasi tersebut dan bermanfaat bagi orang lain.
Kata Vikep Ende, WKRI adalah organisasi sosial kemasyarakatan maka ibu – ibu atau wanita katolik yang bergabung di organisasi ini mesti memahami tujuan serta visi misi organisasi. Jika memahami maka akan termotivasi dan mencintai WKRI.
“Mesti tau tujuannya agar bisa memberikan peran yang lebih berarti di ruang publik karena tujuan dari WKRI itu menjadi rahmat yang lebih luas bagi sesama,” kata Vikep Ende.
Seturut tema HUT WKRI ” Perbedaan Adalah Anugerah”, kata RD. Edi perbedaan itu sesuatu yang rill dan pasti ada dalam hidup. Vikep Ende mengharapakan WKRI Keuskupan Agung Ende mengemas perbedaan ini menjadi kekuatan untuk eksistensi organisasi ini bukan menjadi problem yang berdampak pada perpecahan.
“Penting bagi kita memahami visi dan misi organisasi. Saat sudah bergabung maka kita akan bisa hadapi perbedaan,” kata RD Edi.
Vikep Ende juga mengharapkan dalam eksistensinya kedepan WKRI Keuskupan Agung Ende harus memberikan kontribusi untuk masyarakat dan gereja. Vikep Ende juga memberikan pertanyaan reflektif untuk anggota WKRI terkait sejauh mana peran organisasi serta kontribusinya untuk membangun masyarakat dan daerah.
Pendamping rohani DPD WKRI KAE, RD. Emanuel Natalis mengatakan WKRI adalah organisasi sosial kemasyarakatan maka harus menjadi berkat bagi orang lain dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ketua presidium DPD WKRI Keuskupan Agung Ende, Paulina Pede mengatakan sebelum perayaan puncak WKRI Ende telah melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial sejak awal bulan Juni 2023.
Kegiatan sosial kemasyarakatan itu seperti penyuluhan kesehatan, bakti sosial bersih lingkungan, kunjungan ke panti asuhan serta jalan sehat yang melibatkan organisasi perempuan lintas agama dan profesi.
DPD WKRI KAE terus melakukan konsolidasi membentuk pengurus cabang di paroki dan pengurus ranting di lingkungan, KUB menjelang usia satu abad dan kongres keempat WKRI di tahun 2024.*
Penulis: Willy Aran/Editor:Anton Harus










