Miris, ODHA di Manggarai Ada yang Tak Miliki Pekerjaan - FloresPos Net

Miris, ODHA di Manggarai Ada yang  Tak Miliki  Pekerjaan

- Jurnalis

Kamis, 8 Juni 2023 - 09:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Berdasarkan data sistem informasi HIV dan AIDS (SIHA), orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Manggarai, NTT, ada yang tidak mempunyai pekerjaan.

Sesuai dengan data SIHA 2022 yang diterima wartawan dari Pengelola KPAD Manggarai, Kamis (8/6/2023), untuk tahun 2022, ada tambahan 28 ODHA. Para ODHA itu ditilik dari profesinya beragam seperti  PNS, TNI, Polri, guru, tenaga kesehatan;

Lalu, pegawai swasta, wiraswasta, pelajar, mahasiswa, buruh, petani, ibu rumah tangga, tidak bekerja, swasta, sopir, dan ojek.

ODHA tahun 2022, terbanyak yang bepekerjaan sebagai pegawai swasta 9 orang dan menyusul yang tidak memiliki pekerjaan 6 orang dan petani 4 orang.

Menurut Sekretaris Pengelola KPAD Manggarai, Kosmas Takung, apakah tambahan riil jumlah ODHA tahun 2022 hanya seperti yang terdata? Hal itu yang sulit yang diketahui.

“Yang tercatat itu berdasarkan yang terlapor atau pernah diperiksa dan dirawat di rumah sakit,” katanya.

Baca Juga :  Moses Jala Watu Daftar Balon Bupati Ngada di NasDem

Jika demikian, demikian Kosmas, bisa saja ada yang tidak melapor atau tidak pernah mendapat pelayanan di rumah sakit. Yang demikian yang sulit diketahui karena tidak terdata.

Menurutnya, keinginannya siapa saja yang merasa berperilaku berisiko untuk memeriksakan diri agar diketahui kondisinya. Yang diketahui, tak boleh menutupi diri, tetapi terbuka dengan lembaga terkait agar mendapat pelayanan.

Para ODHA selama ini, lanjut Kosmas, selalu mendapat pelayanan seperti diberikan obat ARV secara gratis. Demikian juga dengan kondom.

“Yang tidak terdata pasti, tidak mendapat ARV dan kondom,” katanya.

Dalam rangka pencerahan dan pencegahan, terang pensiunan PNS itu, pihaknya dengan elemen terkait gencar melakukan sosialisasi dan penyuluhan ke desa-desa, sekolah-sekolah, dan komunitas-komunitas di Manggarai.

Hal itu dilakukan agar siapapun memahami baik bahaya HIV/AIDS. Dan, kalau sudah terkena bagaimana menjaga diri agar tetap sehat dan yang lainnya tidak tertular.

Baca Juga :  Banyak Guru TKK di Manggarai Masih Berijazah SMA

Sosialiasi dan penyuluhan tidak henti itu dilakukan agar semua paham tentang  HIV/AIDS secara baik dan benar. Dengan itu, pada gilirannya tahu bagaimana mencegahnya.

Dengan tahu, siapapun terbuka akan apa yang dialami. Karena  dalam banyak kejadian, ODHA menyembunyikan sakitnya karena khawatir dengan stigma dari orang-orang sekitarnya.

Sebelumnya, Ny. Steny dalam momen sosialisasi penanganan HIV/AIDS di Kota Ruteng mengatakan, sakit ini tidak diinginkan  oleh siapapun. Tetapi, yang telah sakit diharapkan proaktif untuk berobat atau memeriksakan diri.

“Kalau tidak, risiko besar terjadi pada diri ODHA itu. Hanya dengan hidup sehat dan rutin meminum obat, ODHA tetap terjaga kondisinya,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat
Memprihatinkan, Kondisi Dua Gedung Pemerintah di Labuan Bajo, Nurdin: Tata Ulang Ruko Pemda
Alfian, Sarjana INF yang Memilih Tanah, Ketua DPRD NTT: Jangan Gengsi Bertani
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:25 WITA

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:53 WITA

Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:10 WITA

Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat

Berita Terbaru