Sikka Kejadian Luar Biasa Rabies, Warga Diminta Lakukan 5 Hal Ini - FloresPos Net

Sikka Kejadian Luar Biasa Rabies, Warga Diminta Lakukan 5 Hal Ini

- Jurnalis

Senin, 15 Mei 2023 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah menetapkan Kabupaten Sikka sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies sejak pekan lalu.

Penetapan didasarkan pada fakta di mana selama periode Januari hingga April 2023, jumlah kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sikka terdata 518 kasus.

Dan dari 17 sampel spesimen otak anjing yang diperiksa di Lab, diketahui 10 di antaranya positif, dan seorang warga Kabupaten Sikka dinyatakan meninggal akibat rabies.

Pasca penetapan KLB, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka mengeluarkan imbauan bagi warga setempat.

Dalam surat yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaen Sikka diterangkan, menindaklanjuti imbauan Bupati Sikka terkait KLB Penyakit Rabies yang  mana sampai saat ini jumlah kasus gigitan HPR dari Januari hingga April 2023 sudah ada 518 kasus gigitan, dan 17 spesimen otak anjing yang diperiksa terdapat 10 spesimen positif rabies dan telah terjadi 1 kematian akibat penyakit rabies.

Baca Juga :  Koalisi Kopi Maumere Back to School di SDK Wairpelit

Mengacu pada data di atas, Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka mengeluarkan 5 imbauan.

Pertama, setiap penderita kasus gigitan oleh HPR harus diduga sebagai tersangka rabies.

Kedua, luka gigitan dicuci dengan deterjen selama 15 menit di air mengalir, lalu dikeringkan dan diberi alkohol 70%.

Ketiga, setelah dicuci penderita segera dibawa ke Puskesmas atau RS terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Keempat, bagi pemilik HPR (anjing, kucing dan kera) untuk memelihara hewannya secara benar dan bertanggung jawab (dikandang/diikat di rumah masing-masing dan divaksin secara rutin).

Kelima, Kasus gigitan HPR harus segera ditangani, jika tidak maka akan berakibat fatal.

Baca Juga :  Queer Christmas dan Mini Konser Berbasis Interseksionalitas--Natal Inklusif Komunitas Fajar Sikka

“Sekali gejala rabies muncul kemungkinan kecil terjadi penyembuhan secara sempurna, maka jangan tunggu hingga muncul gejala, segera ke Puskesmas atau Rabies Center terdekat untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) setelah gigitan, sehingga melindungi diri dari ancaman nyawa,” demikian Kepala Dinas Kesehatan Sikka dr. Maria Bernadina Nenu, M.PH.

Media ini sebelumnya memberitakan, rabies kembali memakan korban jiwa. Korbannya, seorang anak berusia 4 tahun 11 bulan asal Desa Habi, Kecamatan Kangae, Sikka yang meninggal di RSUD Maumere, Senin 8 Mei 2023.

Anak berusia 4 tahun itu meninggal dunia pasca-14 setelah digigit anjing rabies di wajahnya pada 24 April 2023.  *

Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA