Saluran Irigasi Mbay Akan Kembali Ditutup, Bupati Don Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Politik - FloresPos Net

Saluran Irigasi Mbay Akan Kembali Ditutup, Bupati Don Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Politik

- Jurnalis

Sabtu, 13 Mei 2023 - 13:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do meminta masyarakat Nagekeo, khususnya petani Irigasi Mbay untuk tidak terprovokasi isu politik. Penutupan air bisa saja digiring dalam isu politik.

Menurutnya, keputusan penutupan air pada Senin (15/5/2023), telah melalui proses panjang, permufakatan bersama petani melalui Pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se wilayah irigasi teknis persawahan Mbay.

“Tanggal 15 Mei 2023 itu sudah final. Itu data yang dipegang balai (BWS, red) merupakan keputusan bersama masyarakat P3A. Kita tidak bisa kompromi lagi karena beberapa kali kita tarik ulur. Tapi kita lihat penyedianya, apakah tanggal 15 ini langsung kerja atau bagaimana,” jelas Bupati Don, Jumat (12/5/2023).

Bupati Don menjelaskan, Pemerintah Nagekeo memastikan tujuan penutupan air Irigasi Mbay demi kepentingan jangka panjang petani bukan sekadar realisasi anggaran proyek miliaran rupiah di Kabupaten Nagekeo.

Penutupan air Irigasi Mbay berhubungan erat dengan realisasi proyek perbaikan infrastruktur Bendungan Sutami-Mbay dan saluran irigasi yang dananya bersumber dari pinjam bank dunia (World Bank) senilai Rp 53,8 miliar.

Baca Juga :  Pertama di NTT, Seorang Camat Terpilih Jadi Ketua Asosiasi Petani

“Ini keputusan pemerintah, bantuan yang tidak mungkin terulang, ini mungkin bisa terulang dalam 50 tahun ke depan. Sebagai pimpinan, saya menjalankan tugas Negara, kalau ada yang lapar saya urus. Fakir miskin ditanggung Negara. Kalau gara-gara ini dia miskin, ya ditanggung negara. Pemerintah kasih kita dana itu, melihat kesungguhan kita dalam bekerja,” tegas Bupati Don.

Bupati Don meminta kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi. Keputusan penutupan air bisa saja digiring dalam isu politik yang membangun narasi seolah-olah akan ada kejadian luar biasa dengan kondisi penutupan air Irigasi Mbay.

Bupati Don mengungkapkan, bahwa pemerintah Kabupaten Nagekeo akan menyediakan skema untuk menolong masyarakat dalam mengahadapi kesulitan dampak penutupan air irigasi teknis persawahan Mbay.

“Kadang hal ini digiring ke politik. Ekor cecak dibilang ekor buaya. Masyarakat jangan terprovokasi. Ini demi masa depan petani kita yang lebih baik. Ini bukti keseriusan kita sebagai pemerintah urus petani. Kita akan bantu tapi kita juga akan petakan betul berdasarkan skala prioritasnya. Kita utamakan yang benar-benar membutuhkan bukan yang dengan sengaja,” urainya.

Baca Juga :  Bakal Calon Bupati Flores Timur Anton Hadjon Mengaku Sudah Katongi Nama Bakal Calon Wakil Bupati

Kata Bupati Don, Pemerintah akan menurunkan bantuan alat Bor pada titik-titik rawan, lokasi sawah petani sungguh membutuhkan bantuan pengairan dampak penutupan air.

“Target bukan hanya padi tapi juga palawija. Padi yang sekarang berisiko nanti kita secepatnya menolong,” jelasnya.

Bupati Don mengimbau dinas teknis (Dinas Pertanian) untuk sungguh-sungguh mengidentifikasi lokasi-lokasi sentral yang membutuhkan bantuan alat Bor untuk menolong padi petani.

Dinas teknis harus bisa memastikan bahwa lokasi yang ditunjuk sungguh merupakan lokasi terdampak penutupan air karena kondisi alam (Kebencanaan) bukan karena unsur kesengajaan.

“Nanti masyarakat bisa usul, Dinas teknis kita minta petakan betul, supaya tepat sasaran. Apakah ini murni karena kondisi kebencanaan, kemarin gagal pengaruh air terendam dan mereka tanam ulang atau jangan sampai karena nekat. Sudah selesai panen kemudian adu nasib lagi. Ini kita harus jujur,” ujar Bupati Don.*

Penulis: Arkadius Togo / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka
Pasar Pulau Ende Terbengkalai, Camat: Kami Siap Aktifkan dan Mulai dengan Pasar Murah
29 Tim Berlaga di Turnamen Sepak Bola Mini Watutura II U-12
SMPK Tri Bhakti Reo Masuk 10 Besar TKA 2026 Manggarai, Dua Siswa Raih 90.00 Bahasa Indonesia
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10 WITA

Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:00 WITA

Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:45 WITA

Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:36 WITA

Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:45 WITA

Nusa Bunga

Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka

Selasa, 9 Jun 2026 - 16:36 WITA