Guru SMPN 4 Langke Rembong Nikmati Kuliner Tradisional Manggarai Produk Keterampilan Siswa - FloresPos Net

Guru SMPN 4 Langke Rembong Nikmati Kuliner Tradisional Manggarai Produk Keterampilan Siswa

- Jurnalis

Sabtu, 13 Mei 2023 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net – Menjadi puncak ujian keterampilan dalam ujian akhir sekolah tahun ini, para guru bersama siswa kelas tiga SMPN 4 Langke Rembong, Manggarai, NTT menikmati kuliner tradisional, produk para siswa.

Produk makanan tradisional Manggarai itu menjadi program mata pelajaran Prakarya dan Kewirahusahaan. Jenis kulinernya, Kolo (nasi yang dibakar dalam bambu), Tibu (memasak aneka jenis daging dalam bambu), dan sayuran tradisional Manggarai.

Proses pembuatan makanan khas Manggarai itu dilakukan para siswa di hadapan guru mata pelajaran, yakni guru Fransiska Ndiana dan guru Patrisius Yosefus Darmo. Semua proses dipantau Kasek Wens Resman.

Menurut guru Fransiska Ndiana, sesuai budengan mata pelajarannya, para siswa diajarkan untuk mengembangkan keterampilan, kecakapan, kerapian, dan ketepatan.

“Dalam ujian praktik prakarya kali ini, para siswa mencoba kreativitasnya dalam mengelola bahan pangan lokal khas Manggarai,” katanya.

Baca Juga :  Operasi Lilin Turangga 2023, Simak Imbauan Waka Polres Ngada

Dikatakan, Kolo, Tibu, dan sayuran tradisional. Sayuran diambil dari kebun sekitar seperti daun Kowok dan daun Bendes yang biasa dimakan masyarakat.Dedaunan itu ditumis seperti sayuran biasa.

Semua produk ketrampilan itu, demikian guru Fransiska, diolah secara higyenis dan bercita rasa mengguggah selera. Kemasannya tidak kalah dengan makanan lainnya dan tentu dengan gizi tinggi.

Guru lainnya, Patrisius mengatakan, praktik mengelola makanan tradisional bertujuan untuk mendorong para siswa untuk memasak, anak-anak mengenal makanan khas Manggarai sejak zaman dahulu.

“Ini penting sekali agar anak-anak tidak lupa dengan apa yang menjadi makanan nenek moyangnya,” katanya.

Dengan praktik itu, anak-anak juga mampu berkreasi dan mengkombinasikan makanan pangan lokal. Lalu, bisa menyajikannya dengan cara yang baik dan benar. Dan, mendorong dan penumbuh kembangkan jiwa kewirausahaan pada anak-anak untuk masa depan.

Baca Juga :  Jelang KTT Labuan Bajo Terus Didandan, Setahu: Sejumlah Jalan Dipasangi CCTV

Sedangkan Kaseknya Wens Resman mengatakan, prakarya dan kewirausahaan merupakan mata pelajaran terakhir yang diuji dalam ujian akhir sekolah tahun ini. Semua proses dan hasil dinilai oleh para guru.

“Jadi ini yang terakhir ujian bagi anak-anak. Hasil yang diolah para siswa dinikmati bersama sekarang ini,” katanya.

Ditanya tentang pelaksanaan ujian ketrampilan dan ujian teori secara online, Kasek Wens Resman menjelaskan, semua berjalan lancar, aman, dan tertib. Tidak ada hal yang mengganggu seluruh proses ujian.

Pekerjaan guru sekarang ini adalah memberi nilai bagi 188 siswa kelas tiga. Hasilnya akan menjadi konkret dalam nilai yang didapat siswa pada pengumuman kelulusan Juni 2023 nanti. *

Penulis:Christo Lawudin/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WITA

Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan

Berita Terbaru