Yayasan Flores Mentari Terima Bantuan Rp50 Juta dari Bupati Nagekeo - FloresPos Net

Yayasan Flores Mentari Terima Bantuan Rp50 Juta dari Bupati Nagekeo

- Jurnalis

Jumat, 12 Mei 2023 - 21:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Bupati, Johanes Don Bosco Do menyerahkan dana hibah kepada Institut Nasional Flores (INF) sebesar Rp50.000.000. Dana bantuan itu akan digunakan untuk pengadaan fasilitas kantor.

Ketua Yayasan Flores Mentari, Benisius Pao menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do yang telah memberikan bantuan hibah kepada INF.

“Terimakasih kepada Pemda Nagekeo, lebih khusus bapak Bupati yang telah meluangkan waktu untuk datang dan hadir di kampus INF untuk serahkan langsung bantuan ini,” ungkap Beni, Kamis (11/5/2023).

Dijelaskan, jumlah mahasiswa sejak berdirinya INF pada Tahun 2020 dan tahun ini menjelang tahun ketiga dengan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 70 orang.

Demi keberlanjutan INF ke depan, Ia berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam membangun Sumber Daya Manusia agar masyarakat Nagekeo tetap maju dan  mandiri.

“Ini merupakan bantuan pertama di tahun 2023 sejumlah lima puluh juta rupiah, kami terus berharap bapak bupati membantu kami karena untuk pengembangan sumber daya manusia dan perekonomian tidaklah mampu kami sendiri, tetap berharap kepada pemerintah, kita  bersama-sama agar masyarakat Nagekeo semakin maju dan mandiri,” katanya.

Sementara Bupati Johanes Don Bosco Do berharap INF yang menghadirkan 3 Program Studi yakni Ilmu Pertanian, ilmu Perikanan dan Ilmu Peternakan bisa memanfaatkan ketersediaan sumber daya yang ada.

“Hari ini saya ada disini ada 3 jurusan yakni Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Semua diperlukan ada di depan kita. Minimal mahasiswa yang mau praktik jangan jauh-jauh semua ada di depan mata kita. Tinggal kita kelola yang ada ini. Bidang perikanan misalkan budidaya air tawar, air payau ada dekat sini bisa dimanfaatkan. Tiga hal ini kalau tidak ada satupun yang dikuasai, saya tidak mau anak-anak hidup hanya menunda kegagalan,” ucap Bupati.

Baca Juga :  ODDP Bisa Sembuh dan Beraktifitas Kembali Seperti Semula

Selain itu dalam bidang pertanian dan peternakan Bupati Don mengimbau untuk berinovasi menerapkan pola zero waste (tidak ada limbah yang terbuang) di mana limbah tanaman dan kolam dimanfaatkan sebagai pakan ternak  sedangkan limbah ternak dijadikan sebagai pupuk tanaman.

“Melihat di depan ini, ada agriculture, perikanan dan peternakan bagaimana ini menjadi Zero Waste. Satu limbah input bagi yang lain jadi zero waste sehingga ketika kalian keluar dari sini sudah lengkap, komplit ada baik pertanian, peternakan maupun perikanan,” katanya.

Mahasiswa mulai dari semester III harus bisa membuat project sehingga pada akhir semester VIII sudah bisa dapatkan bentuk usaha yang telah dimulai dan tinggal melanjutkan saja.

“Kalau dia dari jurusan peternakan apa yang dia kerjakan bersama petani yang didampinginya bisa dipraktekkan di depan yang dekat sini saja,” katanya.

Bupati Don berharap pertemuan tersebut menginspirasi dan memberi dorongan agar INF menjadi lebih baik ke depannya. Kehadiran INF diharapkan mampu bersaing dan menjadi tantangan bagaimana mengelola ilmu pengetahuan untuk mengelola lingkungan yang ada.

“Saya titipkan anak-anak ini supaya mereka jelas dari awal. Supaya selesai dari sini mereka bisa apa. Jangan mempelajari sesuatu yang nantinya tidak berguna, pungkasnya.

Baca Juga :  Cruise Belum Singgah Labuan Bajo, Gunawan: Tergantung Agen

Untuk diketahui Institut Nasional Flores  berada dibawah Yayasan Flores Mentari menghadirkan 3( tiga) Program Studi ; Ilmu Perikanan (S1), Ilmu Pertanian (S1), Ilmu Peternakan (S1) dengan penerapan kurikulum pembelajaran 40 % teori dan 60% praktikum.

Selain itu juga INF menyelenggarakan  perkuliahan dengan konsep berwirausaha (entrepreneurship) yang didukung dengan ketersediaan tenaga pendidik (Dosen) yang miliki pengalaman dan kualifikasi sesuai dengan program studi yang ditawarkan.

Hadir pada giat tersebut Kabag Kesra Setda Nagekeo Apolonaris Meo Una,  Ketua Yayasan Flores Mentari (YFM)  Benisius Pao, SS. M.Pd , Rektor INF Yohanes F. Kasi, S.Si, M.Pd,  Para dosen, pegawai dan juga mahasiswa.

Sebelum acara serah terima didahului dengan pembacaan dan penandatanganan Berita Acara yang diakhiri dengan penyerahan simbolik berupa buku tabungan  kepada Ketua Yayasan Flores Mentari (YFM)  Benisius Pao.

Serah terima bantuan hibah ini tertuang dalam Berita Acara Serah Terima Bantuan Hibah Berupa Uang Nomor : 400.8/Kesra.NGK/112/05/2023.

Dalam Berita Acara disebutkan dengan mendasari tanda terima penerimaan dana hibah Nomor : 472/SP2D/LS HIBAH/KESRA/2023 Tanggal 18 April 2023, Bupati Nagekeo menyerahkan dana hibah kepada INF sebesar Rp50.000.000 yang akan digunakan untuk pengadaan fasilitas kantor.

Selanjutnya dalam rangka mendukung pelaksanaan prinsip transparansi dan akuntabilitas, Pihak kampus INF wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah tersebut kepada Bupati  Nagekeo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Nagekeo.*

Penulis: Arkadius Togo/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Tatawa, Taman Nasional Komodo, Satu Orang Belum Ditemukan
Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende
‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:08 WITA

John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43 WITA

Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:25 WITA

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Tatawa, Taman Nasional Komodo, Satu Orang Belum Ditemukan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Berita Terbaru

Nusa Bunga

John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

Rabu, 14 Okt 2026 - 11:08 WITA