Wim: Media Massa Berperan Penting Menyukseskan Pemilu 2024. - FloresPos Net

Wim: Media Massa Berperan Penting Menyukseskan Pemilu 2024.

- Jurnalis

Rabu, 10 Mei 2023 - 05:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Media massa memiliki peran penting dalam menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Wim de Rozari, pemateri terkait media massa dan pengawasan Pemilu 2024.

Wim menyatakan, peran media sangat penting karena berfungsi sebagai penyampai informasi, edukasi dan juga penangkal hoaks bagi publik.

“Karena kita berbicara pemilu, maka bagaimana peran media itu dalam menyukseskan semua tahapan Pemilu 2024. Media tidak hanya dalam menyebarkan informasi, edukasi tapi juga menangkal hoaks,” ujarnya.

Wim mengatakan, wartawan dalam melakukan kerja jurnalistik atau karyanya sudah jelas memiliki rambu-rambu sehingga hasil karyanya atau output dari karyanya berkualitas.

“Karya jurnalistik (mengutamakan) keberimbangan serta memberikan ruang yang sama dan tidak beropini, sehingga informasi ataupun produk berita yang disajikan harus akurat dan tepat,” ucapnya.

Wim menambahkan, sangat diperlukan sinergitas semua pihak. Terutama dalam mengawal pemilu. Maka dari itu, peran media massa di Indonesia, khususnya di Nagekeo sangatlah penting, termasuk dalam menangkap informasi yang tidak jelas atau hoaks.

Menurut Wim, kontrol media yang akurat berperan penting dalam menghasilkan Pemilu yang bermartabat dan berkualitas.

Baca Juga :  KSP Kopdit Pintu Air Miliki Aset Rp2,6 Triliun dan Miliki 59 Kantor Cabang

Media Jangan Menjadi Racun

Sementara Ketua Panwascam Aesesa, Gabriel Gale memandang keterlibatan media massa dan insan pers dalam pengawasan Pemilu 2024 sangat penting, terlebih pada masa-masa disrupsi informasi.

Di ranah media sosial, dia juga berharap platform digital mau aktif berkolaborasi menciptakan ruang digital yang aman dan berkeadilan.

“Teman-teman media menjadi penting hadir untuk memastikan pengawasan ini menjadi efektif, sehingga kami berharap media harus menjadi madu, jangan sampai media menjadi racun bagi penyeleggaraan Pemilu,” kata Ketua Panwascam Kecamatan Aesesa, Geby.

Geby menyampaikan itu dalam sesi dialog Media Gatering yang di lakukan Bawaslu Kabupaten Nagekeo, di aula Pondok SVD, Selasa (9/5/2023).

Geby mengungkapkan, tantangan ke depan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 ialah ruang-ruang digital. Media sosial memang menjadi area yang sangat luas dan besar serta menjadi potensi konflik yang kuat dalam Pemilu 2024.

Geby mengatakan, setiap media harus bisa menjaga independensi dan netralitasnya dalam pemberitaan terkait pemilu, agar semua yang mengikuti pemilu 2024 mendapatkan perlakuan yang sama dan adil.

Baca Juga :  RDP DPRD Sikka Rekomendasi Pemda dan Kantor Kementerian Agama Lakukan Konsultasi

“Media harus bisa menjaga amanah terutama di dua titik yaitu independensi dan netralitas, sebab media harus bisa menjaga medan perang pemilu yang benar-benar merata dan adil bagi para peserta Pemilu 2024 nanti”.

Ia mengutarakan, banyak media yang dikuasai pemodal yang juga aktif di politik. Wartawan profesional dan berkompeten harus bisa bersikap netral dalam menjalankan profesinya.

Wartawan hendaknya bisa menyaring dan memilah informasi mana yang sebaiknya disampaikan ke publik dengan tetap menjaga netralitas.

Media Masa dan Pengawasan Pemilu

Wim de Rozari yang juga Wartawan Flores Pos Net Biro Ngada mengatakan, media massa memiliki kekuatan memengaruhi seluruh agenda publik. Jurnalis dapat menjadi alat propaganda terutama di musim kompetisi pemilihan umum.

Wim mengatakan, dalam Pemilu, jurnalis harus menyajikan fakta-fakta dan informasi independen tentang peristiwa dan isu-isu yang akan menjadi referensi bagi masyarakat dalam membuat keputusan.

Dan tujuan paling penting dalam kerja media, menurut Wim, adalah menyediakan informasi yang akurat dan bertanggungjawab yang dibutuhkan masyarakat. Untuk itu independensi media sangatlah penting.*

Penulis: Arkadius Togo/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru