MAUMERE, FLORESPOS.net-Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, S.Sos, M.Ikom menyampaikan apresiasi dan memuji terobosan SMPK Frater Maumere yang rutin menyelenggarakan Lomba Pesona Sains IPA, IPS dan Matematika yang diikuti oleh para siswa dari pelbagai SD di Kabupaten Sikka.
“Saya sangat bangga dan terima kasih atas penyelenggaraan Lomba Pesona Sains ini. Saya menyampaikan terima kasih kepada SMPK Frater Maumere yang memelopori Lomba Pesona Sains ini,” kata kadis PKO Yoseph Heriyanto Vandiron Sales.
Ia menyampaikan itu ketika membuka kegiatan Pesona Sains Tingkat SD/MIS se-Kabupaten Sikka yang berlangsung di Aula Mardi Wiyata Maumere Jalan Kimang Buleng, Kelurahan Kota Uneng, Kamis (4/5/2023).
Hadir pada kesempatan ini di antaranya Ketua Yayasan Mardi Wiyata Sub Perwakilan Maumere, Fr. M. Oswald, BHK, S.Pd, M.M yang juga Kepala SMAK Frateran Maumere; Kepala Postulat Frater BHK, Fr.M. Irenius, BHK, S.Pd, M.Fil, Kepala SMPK Frateran Maumere, Fr. Yoseph Weko, S.Ag, M.M Ketua Panitia Pesona Sains SMPK Frater Maumere Ibu Agustina Rosleli Sumbi, S.Pd; panitia Pesona Sains, para kepala sekolah dan guru SD peserta lomba, dan peserta lomba.
Kadis Heriyanto dalam sambutannya antara lain menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SMPK Frater Maumere yang melakukan terobosan memajukan pendidikan dengan menggelar Lomba Pesona Sains yang melibatkan 19 sekolah dari pelbagai pelosok Sikka.
Dia menilai kegiatan yang dilakukan SMPK Frater Maumere ini sangat konek dengan Program Gerakan Sikka Belajar (GSB) yang dicanangkan oleh Dinas PKO.
“Momen hari ini adalah konek dengan Gerakan Sikka Belajar (GSB). Momen ini sangat bagus, sangat spektakuler karena anak-anak kita diadu dan diuji kemampuan dan skill mereka di bidang sains, IPA, IPS dan Matemetika,” kata Kadis Heriyanto.
Dia berharap agar kegiatan ini dijalankan dengan baik, dan ia meminta para juri harus objektif, dan siswa-siswi harus fokus dengan pertanyaan.
“Saya berharap agar juri objektif dan anak-anak harus fokus dengan pertanyaan,” kata Kadis Heriyanto.
Dukung GSB
Sementara Kepala SMPK Frater Maumere, Fr. M. Yoseph Weko, S.Ag, M.M dalam sambutannya antara lain mengemukakan lembaga pendidikan SMPK Frater Maumere merasa terpanggil untuk menjawab sebagai bentuk tanggung jawab dan kontribusi nyata bagi kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan di nian tana Sikka, khususnya bagi peserta didik SD yakni dengan menyelenggarakan pesona sains yang meliputi matapelajaran IPA, IPS, Matematika plus lomba Yel-Yel untuk memberikan semangat berlomba bagi anak-anak sekalian.
“Yel-yel merupakan perpaduan sempurna antara ide/gagasan dan kreativitas dan diungkapkan dalam beragam ekspresi,” katanya.
Menurut Kasek Yoseph Weko dengan mengusung tema ‘Mengembangkan kreativitas dan Inovasi dalam penguatan literasi sains menuju generasi cerdas, berkarakter, dan berprestasi, maka pihak Spater ingin menjembatani kemauan dan harapan dari generasi muda, khususnya peserta didik SD yang ingin mengembangkan bakat dan kemampuannya dalam bidang sains dan teknologi melalui penyelenggaraan pesona sains.
“Dengan demikian, kegiatan pesona sains ini merupakan salah satu wadah strategis untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran IPA, matematika, dan IPS sehingga menjadi lebih kreatif dan inovatif sehingga membantu anak-anak kita untuk memiliki kemampuan berpikir logis,sistematis,analitis, kritis, dan kreatif,” katanya.
Menurut Kasek, kemampuan-kemampuan itulah yang diperlukan agar peserta didik dapat bertahan dalam menghadapi realita kehidupan saat ini dan di masa yang akan datang.
“Dan untuk mencapai kemampuan-kemampuan iu, salah satu upaya dan terobosan dinas PKO Sikka yakni Gerakan Sikka Belajar (GSB) menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkannya. Karenanya perlu dibangun kesadaran dan pemahaman yang komprehensif terhadap gerakan, sehingga gerakan ini menjadi lebih masif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Sikka, dan terutama untuk kemajuan dunia pendidikan di Nian Tana Sikka,” katanya.
Tujuan
Ketua Panitia Pesona Sains SMPK Frater Maumere Agustina Rosleli Sumbi, S.Pd dalam laporannya antara lain menjelaskan kegiatan ini diikuti 19 sekolah dengan jumlah tim yang ikut, untuk lomba Pesona Sains ada 71 tim, dan tiap tim masing-masing dua siswa; dan lomba Yel-Yel diikuti 7 tim di mana setiap tim beranggotakan 10 orang.
Agustina Rosleli juga menjelaskan tujuan dari kegiatan itu yakni untuk meningkatkan daya kreativitas dan mental kompetitif para peserta didik; mengembangkan potensi peserta didik dibidang-bidang sains; meningkatkan mutu pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas; memotivasi peserta didik untuk terus menerus aktif belajar mengembangkan diri; dan untuk membina rasa persaudaraan antara para peserta didik.
Sementara hadiah yang diberikan kepada para juara lanjut Agustina, yakni untuk juara umum berupa tropi bergilir Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaaan dan Olahraga Kabupaten Sikka.
Selanjutnya untuk Bidang Matematika, IPA, IPS akan mendapatkan hadiah berupa: Juara I :Tropi + Uang Pembinaan Rp. 2.500.000,00 + medali penghargaan; Juara II berupa Tropi + Uang Pembinaan Rp. 2.000.000,00 + medali penghargaan.
Juara III : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 1.500.000,00 + medali penghargaan; Juara IV berupa Tropi + Uang Pembinaan Rp. 1. 000.000.00 + medali penghargaan; dan juara Juara V berupa Tropi + Uang Pembinaan Rp. 500.000,00 + medali penghargaan.
Sementara untuk kategori Lomba Yel-yel akan mendapatkan hadiah untuk Juara I Rp 1.000.000; Juara II Rp 750.000, dan juara III Rp 500.000.
Sangat Meriah
Disaksikan Florespos.net, acara Lomba Pesona Sains dan Yel-Yel ini berlangsung sangat meriah. Kemeriahan diawali dengan penjemputan Kadis PKO, Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, S.Sos, M.Ikom dengan adat Sikka yang ditandai dengan acara adat huler wair yang dibawakan oleh Guru Rikoluma Teti, A.Md dan Dela Andyopi, S.Pd, lalu Kadis PKO dikalungi dengan selendang adat Sikka oleh Kasek SMPK Frater, Fr. M. Yoseph Weko, S.Ag, M.M.
Setelah itu, Kadis PKO diarak ke Aula Mardi Wiyata dengan tarian penjemputan yang dibawakan para siswa Spater.
Kemeriahan juga dimaknai dengan pelbagai kemasan acara yang disiapkan panitia di antaranya penampilan siswa Spater yang membawakan beberapa tarian tradisional di antaranya Moko Nona, Tabi Utan, Jilau-Jilau yang dikoordinasi Priska Redempta, S.Psi, Carlos Toulwala, S.Pd, Cs; penampilan fashionshow dengan lagu On The Flor dari Jenifer Lopes yang dikoordinasi Guru Kosmas Lakabedi Moat Abong dan N. Sulistiati, S.Psi
Yang tak kalah seru penampilan Vocal Grup yang membawakan lagu Madley (campuran beberapa lagu daerah) yang dikoordinasi oleh Guru Kris Keytimu yang langsung disambut apresiasi oleh Kadis PKO.
Bahkan pada saat vocal grup Spater membawakan lagu-lagu ini, spontan Kadis PKO berdiri dari tempat duduknya dan mengajak Ketua Yayasan Mardi Wiyata Sub Perwakilan Maumere, Fr. M. Oswald, BHK, S.Pd, M.M yang juga Kepala SMAK Frateran Maumere; Kepala Postulat Frater BHK, Fr.M. Irenius, BHK, S.Pd, M.Fil, Kepala SMPK Frateran Maumere, Fr. Yoseph Weko, S.Pd, M.M untuk menari bersama di panggung.
Kemasan acara yang dipandu MC Aditia Lodo dan Andin Banabera ini memang sungguh luar biasa sehingga mengundang decak kagum para penonton.
Florespos.net mencatat, bahwa penampilan wow acara hari ini tidak terlepas dari dukungan hasil magang literasi bahasa da seni SMPK Frater Maumere pada Oktober 2022 lalu, dan hasil ekstra kurikuler SMPK Frater Maumere sehingga anak-anak semakin lebih mandiri dalam setiap aksi nyata di panggung apa pun.*
Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando













