BORONG, FLORESPOS.net-Peran Guru tidak dapat digantikan dengan media apapun, sehingga keberadaannya sebagai ujung tombak pembelajaran harus tetap ada dampak positif yang langsung dirasakan seluruh elemen pendidikan dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka.
Demikian Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas dalam sambutan Hardiknas tingkat Kabupaten Manggarai Timur di SDI Watu Paci, Desa Lenang, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Selasa (2/5/2023)
Bupati Andraes Agas mengatakan, dunia pendidikan Indonesia sedang giat menerapkan kurikulum merdeka. Guru tetap memiliki peran utama dalam memfasilitasi implementasi kurikulum baru tersebut.
Guru harus berpihak pada murid, mandiri, kolaboratif, inovatif dan reflektif. Guru memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak, guna menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM), serta mensejahterakan masyarakat, kemajuan Negara dan bangsa.
Guru juga memiliki peran dalam melaksanakan pembelajaran bersama siswa. Guru sebagai ujung tombak pembelajaran.
Para Kepala Sekolah dan Kepala Daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data Asesmen Nasional di Platform Rapor Pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.
Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya Platform Merdeka Mengajar.
Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka.
Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar. *
Penulis: Albert Harianto/Editor: Anton Harus










