RUTENG, FLORESPOS.net-Keluarga besar SMPN 4 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, tidak ingin melewatkan begitu saja momen akhir tahun pelajaran 2022/2023.
Di momen tutup tahun pelajaran tersebut, lembaga pendidikan tersebut melombakan keterampilan baris berbaris bagi para siswanya.
Perlombaan peraturan baris berbaris (PBB) seperti terpantau wartawan, Sabtu (16/6/2023) merupakan puncak dari kegiatan pembinan selama 8 hari yang diampu anggota Kodim 1612 Manggarai cq. dari Koramil 01/Ruteng.
Dalam lomba keterampilan PBB, tampil sebagai Dewan Juri anggota TNI seperti Peltu Setyo Yubowono, Sertu Hendrikus Woga, Serda Fransiskus Ansel Sales, Serda Hairul Anwar, dan Praka Mohammad Ardoko.
Dalam lomba itu para siswa mempraktikkan hasil pembinaan di hadapan pemimpin sekolah, para guru, dan para siswa dengan didampingi para guru wali kelas yang memadati lapangan sekolah itu.
Kaseknya Wens Resman mengatakan, apa yang dilakukan ini merupakan pelaksanaan dari program sekolah dalam tahun pelajaran 2022/2023 ini. Mengapa pembinaan dan perlombaan PBB diadakan?
“Ini dasarnya adalah suasana Covid. Siswa kelas VII dan VIII yang masih di sekolah dasar waktu itu, jelas tidak dilatih untuk PBB karena tidak ada kegiatan fisik di sekolah,” katanya.
Karena itu, sekolah memprogramkan kegiatan pembinaan agar para siswa bisa terampil dalam baris-baris pada setiap upacara di sekolah dan mungkin ketika berada di tengah masyarakat.
Sekolah, demikian Kasek Wens Resman, memanfaatkan waktu sore hari untuk melatih baik teori maupun praktik dalam hal baris berbaris dari para pembina dari anggota TNI.
Sedangkan Ketua Panitia guru Karolina Yosyve Lawi mengatakan, yang tampil dalam perlombaan baris-baris merupakan utusan yang terbaik dari setiap kelas sebanyak 22 orang.
“Tetapi, tidak asal dipilih juga. Para pembina dan guru wali kelas mencermati setiap siswa selama 8 hari latihan. Yang terbaik diambil dari setiap kelas,” katanya.
Menurutnya, peserta lomba sebanyak dua belas tim sesuai dengan jumlah rombongan belajar di SMPN 4 Langke Rembong. Ketika tampil setiap peserta didampingi guru wali kelasnya.
Sekretaris Panitia Guru Frans Suhardi menambahkan, yang juara pasti akan mendapatkan hadiah berupa piagam dan penghargaan yang telah disiapkan Panitia.
“Para siswa sudah tahu itu. Karena itu, setiap kelas berupaya maksimal agar menampilkan yang terbaik di hadapan Dewan Juri,” katanya.*
Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando










