REOK, FLORESPOS.net-Tim Sembilan (9) yang dipimpin Kabag Tatapem Setda Kabupaten Manggarai, Damianus Arjo mengintensifkan pendataan rumah dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat gempa tektonik berkekuatan 7,7 skala richter di Kecamatan Reok.
Pendataan dilakukan dari tanggal 27 Agustus hingga beberapa waktu ke depan. Tim Sembilan melakukan pendataan di 4 kelurahan dan 6 desa yang ada di Kecamatan Reok.
Pantauan media ini dalam dua hari terakhir, tim yang bertugas sudah, sedang dan akan menyambangi rumah-rumah warga yang terdampak di Kelurahan Mata Air, Kelurahan Reo, Kelurahan Baru, Kelurahan Wangkung, Desa Salama, dan Desa Ruis.
Koordinator Tim Sembilan Damianus Arjo yang ditemui di Posko Rumah Dinas Camat Reok, Selasa (2/9/2026) menjelaskan untuk menuntaskan pendataan rumah warga terdampak gempa tektonik di Kecamatan Reok pihak kabupaten membentuk 5 tim, di mana setiap tim minimal beranggotakan 3 orang.
“Saat ini ada belasan personel yang ditugaskan melakukan pendataan di lapangan,” kata Damianus.
Mantan Camat Satarmese Barat ini meminta dukungan para penyintas untuk tim yang bertugas dengan menerima mereka yang melakukan pegecekan rumah rusak dan melakukan pendataan sesuai format yang disiapkan.
“Dukungan warga yang terdampak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pendataan fasilitas yang rusak,” kata Damianus.
Sebagaimana diketahui, gempa tektonik berkekuatan 7,7 skala richter yang mengguncang Flores umumnya, termasuk Kabupaten Manggarai pada 15 Agustus 2026 menyebabkan sedikitnya ratusan warga meninggal, belasan ribu rumah dan fasilitas umum rusak parah.
Salah satu wilayah yang terdampak gempa tektonik adalah Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Anton Harus










