Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores - FloresPos Net

Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana terus ditunjukkan dengan terus melihat kondisi warga terdampak.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago turun langsung menyambangi warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan terus terpenuhi.

Dalam kunjungannya di Dusun Wolokoli, Bupati Sikka mewakili Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyerahkan santunan duka sebesar Rp.15 juta kepada keluarga almarhumah Mama Sophia.

Sophia merupakan salah satu warga yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan gedung terminal penumpang di Pelabuhan Laurens Say Maumere saat gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis dan disaksikan keluarga korban serta masyarakat setempat.

Bupati Juventus menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.

Baca Juga :  Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere, Ararat Coral Gardener Lakukan Penanaman 1.200 Fragmen Karang

“Pemerintah hadir dan akan terus bersama masyarakat. Kami ingin memastikan keluarga korban maupun warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan dalam masa sulit ini,” ujar Juventus.

Setelah menyerahkan santunan, Bupati Sikka melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik pengungsian, antara lain di Desa Hokor, Dusun Krado, Kecamatan Bola, serta Dusun Watudenak, Kecamatan Hewokloang.

Di setiap lokasi, Bupati berdialog langsung dengan warga dan mendengarkan berbagai kebutuhan serta kendala yang dihadapi selama berada di tempat pengungsian.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, terutama terkait ketersediaan air bersih dan obat-obatan.

Bupati memastikan seluruh aspirasi dan kebutuhan yang disampaikan masyarakat telah dicatat untuk segera ditindaklanjuti.

“Semua keluhan sudah kami catat. Kebutuhan air bersih dan obat-obatan akan menjadi prioritas penanganan dalam beberapa hari ke depan. Kami tidak akan membiarkan Bapak dan Ibu berjuang sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tim Keswan Dinas Pertanian Sikka Vaksin 4.655 Ekor Anjing, 185 Ekor Kucing, dan 12 Ekor Kera

Menurut Juventus, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, terutama bagi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Selain kebutuhan air bersih dan obat-obatan, Pemerintah Kabupaten Sikka juga terus memastikan distribusi bantuan logistik dan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat terdampak di berbagai wilayah.

Koordinasi dilakukan secara berkelanjutan antara Pemkab Sikka, BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mempercepat penanganan serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara tepat dan merata.

Juventus menegaskan bahwa masa tanggap darurat bukan hanya tentang distribusi bantuan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman, pelayanan kesehatan, serta pendampingan hingga kondisi berangsur pulih.

Kehadiran langsung Bupati di tengah pengungsi diharapkan dapat memberikan semangat dan kekuatan kepada masyarakat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi situasi pasca bencana. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Dignitas Sang Penjual Bawang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:53 WITA