LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sungguh memprihatinkan kondisi bangunan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Atap seng bocor dan plafon pada bangunan kantor itu jebol, bergelantungan.
Disaksikan Florespos.net, Senin (18/5/2026) pagi bangunan Kantor Kesbangpol berdiri berdampingan dengan Kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) dan berjarak 25 meter dari Kantor Bupati itu dalam kondisi rusak.
Atap seng bocor dan plafon pada tiga dari tujuh ruang jebol. Triplek dan kayu penyangga plafon tampak berwarna hitam sudah terlepas dan bergelantung.
Tiga ruangan yang rusak berat pada atap seng dan plafon di kantor itu, yakni Ruangan Bidang Iwasbang, Ruang Sekretariat, Ruang Bidang Ekososbud dan Wasnas. Termasuk juga pada plafon teras bagian depan kantor.
Sejumlah pegawai ditemui di ruang kerja masing-masing mengatakan, kondisi bangunan tersebut sudah lama rusak. Setiap hujan, air merembes masuk melalui seng bocor menembus plafon dan merembes dalam ruangan.
Sementara Kepala Kesbangpol Flores Timur Laurensius Yitno Wada dikonfirmasi terkait kondisi tersebut mengatakan bangunan kantor itu awalnya merupakan Gedung BP7 yang dibangun sekitar tahun 1980-an dan direnovasi terakhir tahun 2002.
“Sampai sekarang belum renovasi lagi. Sekitar 20 tahun. Kondisinya seperti teman-teman lihat sendiri. Atap seng sudah bocor dan plafon rusak,” katanya, Senin (18/5/2026).
Yitno Wada mengaku sudah beberapa kali diusulkan agar bisa diperbaiki. Namun sampai saat ini belum realisasi. “Diusulkan berkali-kali tapi dicoret terus,” katanya singkat. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










