ATS dari Keliwatuwea Lulus TNI AU di Solo, Vinsen Buktikan Paket B Bukan Jalan Buntu - FloresPos Net

ATS dari Keliwatuwea Lulus TNI AU di Solo, Vinsen Buktikan Paket B Bukan Jalan Buntu

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Puncak Gunung Keliwatuwea, Kecamatan Mauponggo, Nagekeo, lahir kisah inspiratif. Vinsen, mantan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang sempat putus SMP, resmi lulus seleksi TNI Angkatan Udara di Solo setelah menempuh pendidikan kesetaraan Paket B di PKBM Pelihara Aeramo.

Vinsen berasal dari Kampung Keliwatuwea, kampung di puncak gunung dengan akses jalan kaki, tebing curam, dan jurang di kiri kanan. Beratnya medan membuat ia memilih berhenti sekolah saat SMP.

“Sering kali Vinsen pulang ke kampung selama beberapa hari bahkan minggu, lalu kehilangan semangat untuk kembali ke sekolah karena beratnya perjalanan,” Oskar Meta pengelola PKBM Pelihara Aeramo, Jumat (8/5/2026).

Kata Oscar titik balik datang ketika Vinsen mendapat info tentang PKBM Pelihara di Desa Aeramo yang menyelenggarakan Paket A, B, dan C. Bersama adiknya yang juga putus sekolah, Vinsen mendaftar Paket B.

Baca Juga :  Warga Aeramo dan Kampung Gelu Mauponggo Bergotong Royong Perbaiki Jembatan yang Rusak Parah

Saat asesmen awal ditanya tujuan melanjutkan pendidikan, jawabannya singkat: “Saya mau ikut seleksi TNI Angkatan Udara.”

Usai Paket B, Vinsen lanjut ke SMKN 1 Aesesa. Kepala SMKN 1 Aesesa menyebut Vinsen sebagai salah satu siswa berprestasi. Lulus SMK, ia ikut seleksi TNI AU. Gagal di percobaan pertama. Gagal lagi di percobaan kedua. Baru di percobaan ketiga, pintu itu terbuka.

Menurut Oskar sebelum pengumuman, TNI AU melakukan verifikasi ketat. Dari Solo, informasi diteruskan ke TNI AU Kupang dan PM TNI AU Ende.

Baca Juga :  Polres Sikka Limpahkan Kasus Penganiayaan Berujung Korban Meninggal di Pasar Tingkat Maumere

“Tim datang langsung ke PKBM Pelihara, memeriksa dokumen, proses belajar, sarana prasarana, hingga rekam jejak pendidikan Vinsen selama kurang lebih tiga jam,” ujar Oskar Meta.

“Kerja-kerja kecil yang sering dianggap biasa ternyata mampu membangkitkan seorang anak dari keterpurukan hingga berdiri sejajar dengan generasi lain untuk mengabdi kepada bangsa dan negara,” tambah Oskar.

Kisah Vinsen jadi pesan bagi anak putus sekolah di Nagekeo: pendidikan kesetaraan bukan tempat orang kalah, tapi jalan kedua untuk bangkit.

“Dari puncak gunung Keliwatuwea, seorang anak bernama Vinsen telah membuktikan bahwa mimpi bisa terbang setinggi langit Indonesia,” tutup Oskar. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Karantina Sesalkan Penahanan Sapi oleh Pol. PP Ende
Berita ini 1,320 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA