Wabup Sikka Apresiasi Pembangunan Terminal BBM di Maumere - FloresPos Net

Wabup Sikka Apresiasi Pembangunan Terminal BBM di Maumere

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-PT. Pertamina Patra Niaga melaksanakan groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Fuel Terminal Maumere, Biak, dan Palaran yang dipusatkan di Kompleks Pertaminan Maumere di Kecamatan kangae, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi NTT.

Groundbreaking pengembangan Terminal BBM Maumere ini diharapkan akan meningkatkan kapasitas penyimpanan menjadi 70 ribu kiloliter yang akan terdiri dari 4 tanki dengan kapasitas 15 ribu kiloliter dan 2 tanki kapasitas 5 ribu kiloliter.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sikka, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Hari Purnomo beserta seluruh jajarannya dari Pertamina,” sebut Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, rabu (29/4/2026).

Simon mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sikka sangat senang karena Kota Maumere saat ini sedang berkembang dan ini adalah momen yang sangat baik dengan adanya pembangunan fisiknya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap pembangunan di Maumere khususnya pembangunan infrastruktur BBM dari Pertamina.

“Kedepannya akan ada pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang tentunya juga akan membutuhkan supply BBM. Kami di Sikka sampai dengan saat ini BBM tidak mengalami hambatan dan stok tersedia dengan baik,” ujarnya.

Simon memaparkan, dalam waktu dekat juga ada investor akan membangun galangan kapal dan marina untuk menjadi pusat persinggahan dari kapal pesiar yang lokasinya juga tidak terlalu jauh dengan terminal BBM Maumere.

Baca Juga :  KSP CU Gerbang Kasih Gelar RAT Tahun Buku 2025

Pembangunan galangan kapal ini kata dia akan dilaksanakan di tahun 2026 ini dan diawali dengan pembangunan break water atau pemecah gelombang dan pemerintah Kabupaten Sikka juga sedang berupaya membuka rute penerbangan baru.

“Kami sudah buka rute penerbangan Maumere-Makasar pulang pergi dan kami sedang berupaya membuka rute penerbangan dari Jakarta-Denpasar-Maumere dengan menggunakan pesawat berbadan lebar. Mari kita doakan bersama agar pembangunan ini berjalan lancar untuk kepentingan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” ungkapnya.

Pembangunan fuel terminal Maumere merupakan bagian dari 13 proyek hilirisasi fase 2 dan menjadi langkah dan strategi pemerintah dalam mempercepat industrialisasi berbasis sumber daya alam.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan nilai tambah dan memperkuat ketahanan energi nasional yang peresmiannya secara terpusat berlangsung di Cilacap Jawa tengah oleh Presiden RI Prabowo Subianto Rabu (29/4/2026).

Sementara itu, Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menjelaskan, pengembangan oil storage ini dilakukan di tiga lokasi yaitu Maumere NTT, Biak Papua dan Palaran Samarinda yang merupakan komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan keandalan infrastruktur penyediaan BBM di seluruh Nusantara.

Baca Juga :  Fairkah, Kejaksaan Hanya Tersangkakan HS dan IS?

Dia menegaskan, kenapa mesti di Maumere supaya distribusi BBM di wilayah NTT yang selama ini di Kupang tetapi perluasannya sangat terbatas sehingga dipilih Maumere.

Lanjutnya, Maumere dipilih karena merupakan titik yang sangat sentral sehingga diharapkan dengan pembangunan ini bisa mencukupi kebutuhan BBM seluruh masyarakat di NTT.

“Selain berada di titik sentral di Pulau Flores, Maumere juga perairannya di sebelah utara terdapat pulau-pulau sehingga bisa optimal dalam pengoperasiannya dan perairannya lebih aman,” ungkapnya.

Hari mengatakan, pengembangan terminal BBM di Maumere akan mengubah pola suplai BBM di NTT yang saat ini terminal utamanya berada di Kupang yang melayani distribusi ke Atapupu, Kalabahi, Maumere, Larantuka, Ende, Waingapu, dan Rote.

Dirinya menyebutkan terminal BBM di Maumere nantinya akan melayani beberapa wilayah di Pulau Flores seperti di Reo, Ende, Larantuka hingga ke Atapupu Kabupaten Belu di Pulau Timor.

“Karena kebutuhan terus meningkat dan lahan di Kupang terbatas, hasil studi menunjukkan Maumere adalah lokasi paling optimal untuk dikembangkan karena lahannya tersedia,” terangnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende
Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa
Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo
Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana
Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:05 WITA

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap

Sabtu, 19 September 2026 - 13:28 WITA

APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok

Jumat, 18 September 2026 - 20:03 WITA

Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende

Jumat, 18 September 2026 - 18:30 WITA

Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa

Jumat, 18 September 2026 - 16:06 WITA

Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Merajut Asa di Atas Puing

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:05 WITA