RDP Kasus Pembunuhan di Desa Rubit, PMKRI Maumere Sesalkan Absennya Kapolres Sikka - FloresPos Net

RDP Kasus Pembunuhan di Desa Rubit, PMKRI Maumere Sesalkan Absennya Kapolres Sikka

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Ratusan warga Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang yang terdiri dari orang tua , kakak dan keluarga besar korban dan perwakilan 10 suku di Rumanduru mendatangi Gedung DPRD Sikka, Jumat (27/3/2026).

Keluarga Noni korban siswi SMP MBC Ohe yang menjadi korban pembunuhan bersama aktivis PMKRI Cabang Maumere ingin menyampaikan isi hati mereka terkait penanganan kasus pembunuhan tersebut.

Warga menyampaikan kekecewaan mereka terkait penanganan proses hukum kasus pembunuhan siswi berusia 14 tahun ini yang sudah sebulan belum ada perkembangannya.

Massa bahkan sempat berusaha mendobrak pintu masuk ruang rapat DPRD Sikka karena terlalu lama menunggu di luar ruangan agar bisa menyuarakan pendapat mereka kepada wakil rakyat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

“Kami minta waktu sebentar karena sedang ada rapat bersama pemerintah,” kata Gorgonius Nago Bapa, Wakil Ketua DPRD Sikka berusaha menenangkan massa di depan pintu masuk ke ruangan.

Baca Juga :  BRI Ende Berikan 29 Unit Hadiah, Nasabah dari Ndorurea Raih Grand Prize

Setelah lama menunggu, massa aksi pun akhirnya diperbolehkan masuk ke ruang rapat untuk berdialog bersama para wakil rakyat sekitar pukul 13.45 Wita.

“Silahkan perwakilan dari PMKRI Maumere dan keluarga korban menjelaskan maksud kedatangan ke gedung dewan ini,” kata Ketua DPRD Sikka, Stef Sumandi mempersilahkan perwakilan massa untuk bicara.

Belum sempat perwakilan PMKRI Maumere dan keluarga korban bicara, anggota DPRD Sikka Yosef Don Bosco, Stef Say dan Fabi Toa melakukan interupsi.

Ketiganya meminta agar RDP juga menghadirkan pihak Polres Sikka baik Kapolres Sikka atau yang mewakili agar bisa diketahui juga sampai sejauh mana penanganan kasus tindak pidana ini.

“Rapat kami skor untuk melakukan koordinasi dengan Polres Sikka agar bisa menghadirkan pihak kepolisian,” ujar Ketua DPRD Sikka, Stef Sumandi.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan NTT Tahun 2025 Mengalami Penurunan

Setelah rapat diskors, RDP pun dilanjutkan dengan tanpa hadirnya Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, SIK dan hanya diwakili Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga.

Ketua PMKRI Maumere Fabianus Rowa menyebutkan pihaknya merasakan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus pembunuhan ini dengan melihat fakta di lapangan.

“Maksud kedatangan kami datang ke DPRD Sikka karena dewan ini adalah wakil rakyat.Orang tua korban Noni adalah rakyat dan perwakilan suku-suku yang hadir juga rakyat sehingga kami datang kepada wakil rakyat,” ujar Fabianus.

PMKRI Maumere menyesal karena Kapolres Sikka tidak bisa hadir bahkan sejak aksi pertama hingga aksi ketiga ini Kapolres Sikka tidak pernah hadir untuk menjelaskan penanganan kasusnya hingga berdialog dengan massa aksi dan keluarga korban. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur
Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama
Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA