Harga Beras di Labuan Bajo Cenderung Stabil - FloresPos Net

Harga Beras di Labuan Bajo Cenderung Stabil

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Harga beras di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT cendrung stabil. Ditengarai bertepatan dengan musim Panen.

Warsiti, salah seorang juragan beras di Labuan Bajo ibu kota Mabar, mengatakan, harga beras yang dia jual selama ini sama, tidak naik tidak turun. Cendrung stabil.

Kepada media ini di markas dagangnya di pasar rakyat Batu Cermin Labuan Bajo, Selasa (27/1/2026), Warsiti, mengungkapkan, harga beras yang mereka jual bervariasi, tergantung jenis dan asal beras bersangkutan. Berkisar Rp.13 ribu sampai Rp.16 ribu per kilogram (kg).

Warsiti yang akrab disapa Umi Warsiti tersebut mengatakan, pasaran beras lokal Mabar berkisar antara Rp. 13 ribu hingga Rp.15 ribu/kg. Beras jenis ciherang seharga Rp. 15 ribu/kg, beras jenis IR seharga Rp. 14 ribu/kg, dan satu lagi beras lokal yang harganya Rp. 13 per kilogram.

Baca Juga :  AMMTC Labuan Bajo, Kapolri Harapkan Kerja Sama ASEAN Berantas Kejahatan Transnasional

“Ini beras lokal Manggarai Barat semua. Selama ini di petani mungkin panen terus sehingga harganya stabil. Baik juga,” katanya tanpa sebut nama beras lokal seharga Rp. 13 ribu tersebut.

Lanjut Umi Warsiti, khusus beras dari Sulawesi yang dia jual selama ini harganya Rp. 16 ribu per kilogram.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkab Manggarai Barat Terus Berjuang Kembalikan Retribusi TNK

“Nama beras ini bromo. Kata orang begitu. Selama ini saya juga jual beras ini,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama sejumlah pedagang beras yang lain di pasar rakyat Batu Cermin, juga bernada serupa. Mereka antara lain mengaku Erna, Titi, dan Kalsum.

Seorang konsumen yang mengaku bernama Yanto, warga Labuan Bajo, pada kesempatan yang sama, juga senada.

“Selama ini saya selalu beli beras di pasar ini. Harganya masih tetap sama, antara Rp. 13 ribu sampai Rp.16 ribu per kilogram. Stabil,” katanya.*

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA