Dibalik Dapur MBG di Nagekeo–‘Bukan Sekadar Cari Nafkah, Melainkan Pelayanan Penuh Makna dan Keberkahan’ - FloresPos Net

Dibalik Dapur MBG di Nagekeo–‘Bukan Sekadar Cari Nafkah, Melainkan Pelayanan Penuh Makna dan Keberkahan’

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Di balik kepulan asap dapur dan padatnya aktivitas sejak pagi hari, Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, menjadi pusat harapan dan perbaikan hidup bagi para karyawannya.

Bagi mereka, bekerja di dapur MBG bukan sekadar mencari nafkah, melainkan menjalani tugas pelayanan yang penuh makna dan keberkahan. Setiap piring makanan yang disiapkan menjadi bagian dari doa dan tanggung jawab sosial.

Hal tersebut dirasakan oleh para karyawan Dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Alphard Graha Titian Harapan yang berada di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Bagi mereka, bekerja di dapur MBG bukan sekadar mencari nafkah, melainkan menjalani tugas pelayanan yang penuh makna dan keberkahan. Setiap piring makanan yang disiapkan menjadi bagian dari doa dan tanggung jawab sosial.

Baca Juga :  Makan Bergizi Gratis, Menu Sehat untuk Generasi Emas

Salah seorang karyawan bagian persiapan bahan, Enjel Bule (25) mengungkapkan keberadaan dapur MBG membawa dampak signifikan bagi perekonomian keluarganya.

“Puji Tuhan sejak bekerja di dapur MBG perekonomian keluarga saya sangat terbantu. Biaya hidup saya jadi tidak terasa berat lagi,” tuturnya dengan penuh rasa syukur, saat di temui Florespos.net, di Pantai Kota Jogo, Selasa (6/1/2026) sore.

Enjel yang merupakan sarjana Pertanian itu, Ia mengaku dapur MBG telah membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

“Saya sangat bersyukur bisa bekerja di dapur MBG. Dari hasil kerja di sini, saya bisa membiayai hidup saya sendiri bisa menabung dan bisa bantu kedua orang tua saya di rumah,” ujarnya.

Tak hanya berdampak pada ekonomi, kata Enjel, suasana kekeluargaan juga menjadi nilai penting yang dirasakan para karyawan. Ia mengaku menemukan lingkungan kerja yang hangat dan penuh kebersamaan.

Baca Juga :  Riwayat Sakit Romo Beny: Gangguan Ginjal, Jantung, dan Paru-paru

“Setelah kerja di dapur MBG saya sangat bahagia karena menambah teman dan saudara. Dari gaji juga sangat membantu kebutuhan rumah tangga,” katanya haru.

Sementara itu, Samsul Bahri salah satu petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan Alphard Graha Titian Harapan yang berada di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, menuturkan bahwa pekerjaan ini mengubah arah hidupnya.

“Dengan bekerja di MBG, saya sudah tidak lagi berpikir untuk pergi ke rantau. Sekarang saya fokus untuk menghidup istri dan anak-anak,” katanya.

Ia berharap kepada Pemerintah agar program MBG ini terus berlanjut.

“Karena dengan ada program ini sangat bagus. Karena banyak menyerap tenaga kerja. Sehingga dampaknya pengangguran semakin berkurang. Selain itu dampak ekonomi sangat di rasakan oleh masyarakat,” ujarnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 2,093 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru