Dana Transfer Daerah Manggarai Barat 2026 Menurun, Sekda: Nyaris Hanya untuk Gaji Pegawai - FloresPos Net

Dana Transfer Daerah Manggarai Barat 2026 Menurun, Sekda: Nyaris Hanya untuk Gaji Pegawai

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dana transfer daerah Tahun 2026 untuk Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT khususnya, nyaris hanya untuk gaji pegawai lingkup Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Mabar.

Demikian Sekretaris Daerah (Sekda) Mabar, Fransiskus Salesius Sodo menanggapi wartawan baru-baru ini di Labuan Bajo.

Diungkapkan, dana transfer daerah Tahun 2026 untuk Kabupaten Mabar mengalami penurunan, yaitu Rp. 839.869.273.000. Itu sudah termasuk DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus), dan dana bagi hasil.

Untuk DAU sebesar Rp. 505.797.192.000, DAK fisik Rp. 2,4 miliar, DAK non fisik Rp. 201 miliar. Sisanya dana bagi hasil dari pagu dana transfer daerah Mabar Tahun 2026 Rp. 839 miliar lebih.

Baca Juga :  Marak Isu Pembagian Lahan Hutan, KPH Manggarai Barat Imbau Warga Jangan Percaya Rayuan

Tahun-tahun sebelumnya DAU untuk Mabar jumlahnya lebih dari jata 2026. DAK fisik juga sebelum-sebelumnya sering dengar di angka Rp. 207 miliar, pernah Rp. 300-an miliar. Begitu pula dana bagi hasil, sebelum-sebelumnya besar, tapi 2026 berkurang.

DAK non fisik Mabar 2026 yakni Rp. 201.243.699.000. Peruntukannya buat bayar tunjangan profesi guru, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan beberapa lainnya.

Porsi terbesar DAK non fisik untuk tunjangan profesi guru Rp. 102 miliar, dan BOS Rp. 50 miliar, sisanya untuk item lain paket DAK non fisik.

Baca Juga :  Bawaslu: Mohon Wartawan Awasi Pemilu Mabar

Lanjut Sekda Sodo, rata-rata dana transfer daerah 2026 untuk Mabar, mungkin untuk seluruh Indonesia, kurang lebih hanya untuk gaji pegawai/ASN.

“Jadi DAU itu untuk belanja, kami tidak bilang belanja gaji saja ya, belanja pegawai, dan belanja wajib,” kata Sekda Sodo.

Ketika dipancing, apa di luar itu tidak ada belanja publik? Kurang lebih itu sudah di situ. Hampir, nyaris tidak ada, ujar Sekda Sodo lagi. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus
Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko
12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal
Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo
Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN
Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan
Kison Kogoya, Mahasiswa Uniflor Raih Juara Tinju Kelas Berat Rektor Cup III UPG45 Kupang
Nagekeo Bidik 3 Pelabuhan Baru, Pemkab Audiensi ke Bapenas dan Krakatau Bandar Samudera
Berita ini 1,111 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:04 WITA

Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WITA

Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WITA

12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:41 WITA

Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:34 WITA

Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:54 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Rak Kosong dan Martabat ODGJ

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:29 WITA