Perda Kawasan Tanpa Rokok di Manggarai Barat Belum Efektif - FloresPos Net

Perda Kawasan Tanpa Rokok di Manggarai Barat Belum Efektif

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 07:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Perda Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Nomor 8 Tahun 2023 terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sepertinya belum efektif implementasinya di lapangan.

Ditengarai, di sana sini di tempat umum di daerah itu masih ditemukan banyak orang bebas merokok, puntungnya dibuang sembarangan, tak terkecuali di kantor-kantor lingkup Pemkab Mabar di Labuan Bajo ibu kota Mabar. Perbup Mabar Nomor 11/2023 aturan turunan Perda 8/2023.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mabar, Adrianus Ojo, katakan Perda Nomor 8 Tahun 2023/ Perbup Mabar 11/ 2023, semua terkait KTR, sepertinya memang belum berjalan sempurna di Manggarai Barat.

Ia menyampaikan itu menanggapi media ini belum lama ini di Labuan Bajo.

Kata dia, Dinkes selama ini terus mengingatkan masyarakat untuk tidak merokok di area fasilitas kesehatan (Faskes) di Mabar, antara lain di Puskesmas-Puskesmas. Peringatan serupa di kantor Dinkes di Labuan Bajo. Dinkes terus lakukan monitoring.

“Di Kantor Dinkes di Labuan Bajo juga diingatkan begitu. Tapi sepertinya masih ada oknum yang rokok diam-diam, kadang saya lihat itu,” kata Kadis Ojo.

Baca Juga :  Harga Kamar Hotel di Labuan Bajo Rp 149 Juta Per Malam

Sehubungan Perda/Perbup KTR/ larangan merokok di tempat umum, Dinkes koordinatornya, pelaksana OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis lingkup Pemkab Mabar. Sebagai penegak Perda yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Mabar.

“Spirit Perda baik. Kalau merokok (dalam gedung/kantor) harus di luar jatuhnya titis air hujan. Teras pun tidak boleh,” katanya.

“Tapi pengamatan kami di kantor-kantor lingkup Pemkab Mabar sepertinya masih ada oknum yng merokok,” sambung Kadis Ojo.

Secara terpisah nada hampir diungkap Kepala Satuan (Kasat) Pol.PP Mabar, Yeremias Ontong.

Kata dia, terkait Perda 8/2003 tentang KTR dan ditindaklanjuti Perbup 11/2003, pihaknya secara umum hanya melakukan pemantauan dan tindakan-tindakan persuasif, seperti menegur. Bahwa siapapun tidak boleh merokok dalam kawasan yang dilarang.

“Contoh di kantor-kantor atau fasilitas kesehatan, ya. Di fasilitas-fasilitas yang dilarang lah. Pol.PP selama ini belum lakukan operasi khusus,” ujar Kasat Ontong.

Baca Juga :  P2KB Bukan "Pedagang" Kondom untuk Tujuan Selingkuh

Kepada OPD-OPD teknis yang ada kewenangan, harap lakukan pembinaan sesuai ketentuan. Lakukan penyuluhan bahaya merokok dan sebagainya. Itu harus lebih proaktif sebelum tindakan-tindakan terukur yang dilakukan penegak Perda seperti Satpol PP, kata Kasat Ontong.

Selama ini, lanjut Kasat Ontong, di kantor-kantor lingkup Pemkab Mabar banyak yang menempel larangan merokok.

Masih Kasat Ontong, Satpol.PP kalau kunjungan ke kecamatan sering lakukan simulasi kegiatan Damkar (pemadam kebakaran) di fasilitas kesehatan. Sering pesan teman-teman sana soal merokok. Merokok bukan cuma bahaya kesehatan, juga bisa timbulkan kebakaran.

Lanjutnya, Perda dan Perbup yang ada sudah sangat luar biasa. Tinggal instansi terkait ke depan sama-sama jaga/kawal Perda/Perbup ini agar berjalan efektif, sepertinya sekarang belum efektif.

“Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kolaborasi antara instansi, beberapa OPD terkait harus saling bersinergi. Begitu,” tutup Kasat Ontong. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA