P2KB Bukan “Pedagang” Kondom untuk Tujuan Selingkuh - FloresPos Net

P2KB Bukan “Pedagang” Kondom untuk Tujuan Selingkuh

- Jurnalis

Selasa, 30 Januari 2024 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, bukan “pedagang” kondom untuk tujuan selingkuh.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas P2KB Mabar Rafael Guntur kepada media ini belum lama ini di Labuan Bajo.

Menurut Kadis Guntur, kondom ataupun alat kontrasepsi lain yang diadakan instansinya selama ini bukan dibagikan kepada masyarakat Mabar orang perorangan.

Alat kontrasepsi termasuk kontrasepsi yang diadakan P2KB, kata dia, untuk dibagikan kepada pasangan (suami-istri) sah atas permintaan pasangan bersangkutan. Mereka menikah sah, dan itu punya data resmi di desa dan seterusnya.

“Kita bukan pedagang kondom. Kondom yang kita bagikan itu hanya kepada pasangan sah atas permintaan pasangan tersebut, bukan kepada orang per orangan,” kata Kadis Guntur.

Baca Juga :  Kalahkan CBN, Putri Carmel Tantang Q One Club di Final Soekarno Cup

Masih Kadis Guntur, kalau ada kabar bahwa banyak kondom beredar luas di Mabar, itu bukan urusan Dinas P2KB. Karena yang diurus instansinya kecuali kondom untuk pasangan sah atas permintaan pasangan tersebut.

“Kalau ada kondom yang jual liar di luar sana bukan urusan kita. Kita urus yang resmi, sah, takut disalah gunakan,” tandas Kadis Guntur.

Di Mabar, ungkap Kadis Guntur, salah satu alat kontrasepsi yang kurang diminati pasangan sah adalah kondom. Dicurigai antara lain karena takut bocor. Kalau bocor bisa hamil, ujarnya.

Sisi lain tujuan penggunaan alat kontrasepsi di antaranya demi jarak kelahiran. Dengan begitu setidaknya ekonomi keluarga bisa lebih baik.

Dengan kelahiran yang jarak, dengan jeda kelahiran yang cukup, sang istri paling tidak ada waktu membantu suami mengurus ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Inpres Air Bersih untuk 800 KK di Manggarai Barat

“Tetapi kalau lahir terus, berat juga. Istri hanya urus kelahiran dan urus anak. Kapan bantu suami urus ekonomi keluarga? Itulah salah satu harapan ber-KB, atur jarak kelahiran agar ekonomi keluarga baik, sejahtera,” ujar Kadis Guntur.

Berdasarkan data P2KB Mabar yang didapati dari Kadis Guntur saat itu, bahwa total peserta KB aktif di kabupaten itu Tahun 2023 dengan metode kontrasepsi moderen yakni 28.242.

Khusus yang metode alat kontrasepsi modern jenis KB suntik sebanyak 14219, pil 5.100, kondom 73, Implan 4.352, IUD 2.612, vasektomi 12, tubektomi 1.636, mal 9, total 28.013. Sedangkan yang ikut metode kontrasepsi tradisional sebanyak 229. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Carmenita Lamba Angkat Pariwisata NTT ke Panggung Nasional
Kunjungan Yapersukma Pusat Ruteng dan Tim Healing Hadirkan Sukacita di SDK Wudi Kecamatan Cibal
Pasca Gempa Flores, SDK Reo 3 Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Orang Tua Murid Di Bawah Tenda Tanggap Darurat
Pesan Rektor Uniflor ke Mahasiswa Baru, Kami Tidak Harap Kalian Lebih dari Empat Tahun
Mahasiswa Baru dan Dosen Uniflor Nyalakan Seribu Lilin untuk Korban Gempa Flores di Malam Penutup PKKMB
Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Minta DPRD Fasilitasi Persoalan Tanah Pembangunan Bendungan Temef
Gempa Susulan Terus Mengguncang Manggarai, Camat Reok Imbau Warga Tetap Waspada
Perempuan PDI Perjuangan Bantu Ratusan Paket Sembako untuk Warga Korban Gempa Flores
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:33 WITA

Carmenita Lamba Angkat Pariwisata NTT ke Panggung Nasional

Jumat, 4 September 2026 - 11:05 WITA

Kunjungan Yapersukma Pusat Ruteng dan Tim Healing Hadirkan Sukacita di SDK Wudi Kecamatan Cibal

Jumat, 4 September 2026 - 10:16 WITA

Pasca Gempa Flores, SDK Reo 3 Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan Orang Tua Murid Di Bawah Tenda Tanggap Darurat

Jumat, 4 September 2026 - 09:54 WITA

Pesan Rektor Uniflor ke Mahasiswa Baru, Kami Tidak Harap Kalian Lebih dari Empat Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WITA

Mahasiswa Baru dan Dosen Uniflor Nyalakan Seribu Lilin untuk Korban Gempa Flores di Malam Penutup PKKMB

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Carmenita Lamba Angkat Pariwisata NTT ke Panggung Nasional

Jumat, 4 Sep 2026 - 13:33 WITA