Warga Sawu Keluhkan Dapur Umum yang Jauh dari Lokasi Bencana - FloresPos Net

Warga Sawu Keluhkan Dapur Umum yang Jauh dari Lokasi Bencana

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasi sudah basi ditemukan di posko bencana Desa Sawu-Mauponggo.

Nasi sudah basi ditemukan di posko bencana Desa Sawu-Mauponggo.

MBAY, FLORESPOS.net -Sejumlah warga yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo,Provinsi NTT mengeluhkan dapur umum yang dibangun di kantor Camat. Jarak antara kantor Camat dan lokasi bencana yang hampir 5 km membuat pengiriman makanan dan minuman menjadi terlambat.

Demikian hal itu disampaikan Warga Desa Jawapogo, Us Pea dan Lorensius Raga yang berdomisili di Sawu, kepada Florespos.net, Senin (15/9/2025).

Mereka mengungkapkan, makanan yang dikirimkan dari dapur umum sering kali sudah basi atau belum matang.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Kukuhkan Paskibra Angkatan XIX

“Mereka bangun dapur umum di kantor Camat. Jarak dari kantor camat hampir 5 km. Sehingga mau antar makanan dan minum selalu terlambat,” ujar mereka.

Mereka berharap agar dapur umum dapat dipindahkan ke dekat lokasi bencana sehingga mereka dapat mengakses makanan dan minuman dengan lebih mudah.

“Dari pada jauh begitu, tiba di sini nasi sudah basi. Dengan adanya dapur umum yang lebih dekat, warga dapat memperoleh makanan yang lebih segar dan layak konsumsi, ” katanya.

Baca Juga :  Festival dan Lomba Seni Siswa di Manggarai Timur Diikuti 46 SMA/SMK

Kebutuhan Mendesak

Bencana banjir bandang yang terjadi di Sawu telah menyebabkan kerusakan parah dan kebutuhan mendesak bagi warga. Dapur umum yang efektif dan efisien sangat penting untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minuman warga yang terdampak.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat memperhatikan kebutuhan warga dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki situasi ini.*

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi
Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains
Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’
Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak
Pemda Sikka Dapat Bantuan Pembangunan 100 Rumah Melalui Skema BSPS
Polres Ende Gelar Latihan Sistem Pengamanan Mako
Nagekeo Dapat Dana Pusat untuk Bangun Sekolah Rakyat dan SMA Katolik, Lahan 10 Ha Sudah Dihibahkan
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WITA

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo

Rabu, 22 April 2026 - 20:41 WITA

Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi

Rabu, 22 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains

Rabu, 22 April 2026 - 14:56 WITA

Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’

Rabu, 22 April 2026 - 13:35 WITA

Pemda Sikka Dapat Bantuan Pembangunan 100 Rumah Melalui Skema BSPS

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA