LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Lembaga Kemanusiaan Sieben Ahren dan Yayasan Pendidikan Tujuh Tangkai, melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama dan tempat wudhu di kompleks Masjid Sa’ad Bin Abi Waqosh, Watu Lendo, Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT baru-baru ini.
Tujuan pembangunan asrama dan tempat wudhu tersebut untuk menyediakan lingkungan dan tempat tinggal yang nyaman bagi para siswa yang ingin belajar memperdalam pengetahuan agama dan kecakapan sosial.
Mansur Arifin, perwakilan Sieben Ahren menjelaskan, nanti asrama ini akan dilengkapi fasilitas pendukung, seperti kamar tidur yang nyaman, kamar mandi, dapur dan ruang belajar yang nyaman dengan kapasitas 40 orang pelajar.
Nantinya, para pelajar yang tinggal diasrama dengan sistem boarding akan tetap mengikuti sekolah formal di MI, MTs, dan MA. Jabal Nur Watu Lendo, setelah pulang sekolah para pelajar akan boarding untuk pembinaan iman dan akhlak.
Sumardi, Kepala Desa Siru, mengapresiasi Lembaga Kemanusiaan Sieben Ahren dan Yayasan Pendidikan Tujuh Tangkai, atas upayanya membangun asrama dan tempat wudhu.
Asrama ini nantinya diharapkan menjadi tempat pembentukan pembinaan semangat keagamaan bagi para pelajar yang ada di Desa Siru.
“Asrama ini nantinya diharapkan mampu melahirkan calon pemimpin masa depan yang tidak hanya di bekali pengetahuan umum, tapi juga pengetahuan agama yang kuat,” jelas Sumardi.
Acara peletakan batu pertama pembangunan asrama dan tempat wudhu dihadiri oleh KUA Kecamatan Lembor, Tua Golo Siru, Imam Masjid, Ketua BKM, tokoh masyarakat dan tokoh agama. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando










