Dua Puskesmas di Sikka Segera Dibangun, Anggaran Rp 12,6 Miliar - FloresPos Net

Dua Puskesmas di Sikka Segera Dibangun, Anggaran Rp 12,6 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 07:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Terdapat dua proyek fisik pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk tahun 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp.12.687.985.080.

Perinciannya, pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Kecamatan Palue,Pulau Palue senilai Rp 6.528.990.600 dan Pembangunan Puskesmas Nanga di Kecamatan Lela senilai Rp 6.158.994.480.

“Dua puskesmas ini hari ini sementara input dan besok sudah bisa dilakukan pelelangan agar bisa segera dilaksanakan pembangunannya,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Rabu (11/6/2025).

Petrus menerangkan, untuk Puskesmas Tuanggeo pagu anggaran konsultan perencanaan sebesar Rp129 juta lebih dan di nilai kontrak sebesar Rp122 juta lebih yang dikerjakan oleh CV. Eza Konsultan.

Baca Juga :  ASN di Sikka Dilarang Berbelanja di Pasar Ilegal--'Kita Mulai dari Diri Kita, Aparat Pemerintah'

Sementara pagu anggaran untuk jasa konsultan pengawas sebesar Rp169 juta lebih dan masih dalam proses penunjukan konsultan sehingga jika ditotal maka pagu anggaran pekerjaan pembangunan Puskesmas Tuanggeo besarnya Rp.6,8 miliar.

Sementara untuk Puskesmas Nanga pagu anggaran  jasa konsultan sebesar Rp123 juta lebih dengan nilai kontrak Rp117 juta lebih dan dikerjakan CV. Delta Konsultan.

“Untuk Puskesmas Nanga pagu anggaran jasa konsultan pengawas Rp160 juta lebih dan masih dalam proses penunjukan konsultan,” sebutnya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Andreas Pareira Minta Penyidik Militer Ungkap Kasus Prada Lucky secara Terbuka

Petrus memaparkan, proyek 2 puskesmas ini dalam tahapannya dan ada review dari Inspektorat Sikka dan ada 9 catatan rekomendasi untuk dilaksanakan perbaikan.

Menindaklanjutinya, selama satu minggu konsultan dan tim dari Dinkes Sikka menyesuaikan rekomendasi dan sudah selesai sehingga proses lelang sudah bisa dilakukan.

Ia menambahkan, kondisi jalan di lokasi baru pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Desa Ladolaka lebih baik dibandingkan dengan lokasi lama di Desa Tuanggeo dan jalan menuju lokasi pembangunan berupa rabat semen.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 149 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA