“Kedua puskesmas ini prototipe rawat jalan tapi dirancang prototipe rawat inap sehingga bisa ditingkatkan menjadi rawat inap suatu saat nanti,” ungkapnya.
Petrus menyebutkan, sebelum dibangun Puskesmas Tuanggeo, terdapat Puskesmas Pembantu (Pustu) Tuanggeo yang melayani 4 desa yakni Desa Ladolaka, Nitunglea, Rokirole dan Tuanggeo.
Ia memaparkan, khusus Puskesmas Tuanggeo ada item penyewaan drone sehingga setiap saat bisa dipantau karena jaraknya sangat jauh dari Kota Maumere dan berada di Pulau Palue sementara Puskesmas Nanga bisa mudah dijangkau dengan kendaraan.
“Kita perkirakan tanggal kontrak 25 Juni 2025 dan selesai kontrak 31 Desember 2025 dengan waktu pengerjaan selama 187 hari kalender,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










