MAUMERE, FLORESPOS.net-Terdapat dua proyek fisik pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk tahun 2025 dengan pagu anggaran sebesar Rp.12.687.985.080.
Perinciannya, pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Kecamatan Palue,Pulau Palue senilai Rp 6.528.990.600 dan Pembangunan Puskesmas Nanga di Kecamatan Lela senilai Rp 6.158.994.480.
“Dua puskesmas ini hari ini sementara input dan besok sudah bisa dilakukan pelelangan agar bisa segera dilaksanakan pembangunannya,” sebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Rabu (11/6/2025).
Petrus menerangkan, untuk Puskesmas Tuanggeo pagu anggaran konsultan perencanaan sebesar Rp129 juta lebih dan di nilai kontrak sebesar Rp122 juta lebih yang dikerjakan oleh CV. Eza Konsultan.
Sementara pagu anggaran untuk jasa konsultan pengawas sebesar Rp169 juta lebih dan masih dalam proses penunjukan konsultan sehingga jika ditotal maka pagu anggaran pekerjaan pembangunan Puskesmas Tuanggeo besarnya Rp.6,8 miliar.
Sementara untuk Puskesmas Nanga pagu anggaran jasa konsultan sebesar Rp123 juta lebih dengan nilai kontrak Rp117 juta lebih dan dikerjakan CV. Delta Konsultan.
“Untuk Puskesmas Nanga pagu anggaran jasa konsultan pengawas Rp160 juta lebih dan masih dalam proses penunjukan konsultan,” sebutnya.
Petrus memaparkan, proyek 2 puskesmas ini dalam tahapannya dan ada review dari Inspektorat Sikka dan ada 9 catatan rekomendasi untuk dilaksanakan perbaikan.
Menindaklanjutinya, selama satu minggu konsultan dan tim dari Dinkes Sikka menyesuaikan rekomendasi dan sudah selesai sehingga proses lelang sudah bisa dilakukan.
Ia menambahkan, kondisi jalan di lokasi baru pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Desa Ladolaka lebih baik dibandingkan dengan lokasi lama di Desa Tuanggeo dan jalan menuju lokasi pembangunan berupa rabat semen.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya











